Menurutnya, ucapan selamat itu terkait kemenangan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin dan apresiasi atas kesuksesan Pemilu 2019. Luhut menyebut negara-negara besar itu juga menilai pemilu Indonesia sebagai yang terbaik di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Luhut, hal itu berarti pengakuan negara-negara itu atas keberhasilan Indonesia menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil (jurdil).
Lebih lanjut, para perwakilan negara besar itu, kata Luhut bahkan menyebut Indonesia seharusnya berbangga, sebab pemilihan presiden, DPD, DPR RI, DPRD kota dan DPRD provinsi berhasil digelar serentak dengan memakan waktu hanya enam jam lamanya.
Apalagi, tingkat partisipasi masyarakat Indonesia dalam Pemilu 2019 kali ini mencapai 81 persen atau diikuti oleh 153 juta pemilih. Jumlah tersebut kata Luhut telah melebihi partisipasi Pemilu Amerika 2016.
Sebelumnya, pihak paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan tak menerima hasil rekapitulasi KPU dan menuding ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masih dalam Pilpres 2019. Kubu 02 pun mengadukannya ke Mahkamah Konstitusi.
Selain itu, Pemilu 2019 diwarnai dengan kematian ratusan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang menuai polemik.
[Gambas:Video CNN] (frd/arh)