Golkar Sebut Mega Tunjukkan Kemanusiaan Hadiri Pemakaman Ani

CNN Indonesia | Senin, 03/06/2019 17:20 WIB
Golkar Sebut Mega Tunjukkan Kemanusiaan Hadiri Pemakaman Ani Ketua DPP Golkar Ace Hasan menilai kehadiran Megawati pada prosesi pemakaman Ani Yudhoyono menunjukkan sikap kemanusiaan dan persaudaraan sesama tokoh bangsa. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan menyebut kehadiran Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada prosesi pemakaman Ibu Negara ke-6 RI, Kristiani Herawati atau karib disapa Ani Yudhoyono menunjukkan sikap kemanusiaan di atas segalanya.

Ace menyebut kehadiran Mega dalam prosesi pemakaman Ani menunjukkan sikap kemanusiaan dan persaudaraan sesama tokoh bangsa. Apalagi menurut Ace, Mega adalah sosok yang mengedepankan aspek kemanusiaan di atas segalanya.

"Kehadiran Ibu Megawati dalam pemakaman Almarhumah Ibunda Ani Yudhoyono menunjukkan bahwa kemanusiaan, persaudaraan sesama tokoh bangsa dan persatuan di atas segalanya," kata Ace seperti dikutip dari rilis, Senin (3/6).


Meski keduanya memiliki perbedaan dalam berpolitik justru hal itu, kata dia, tak membuat jalinan persaudaraan dan kemanusiaan antara kedua tokoh bangsa ini terputus.


"Apa yang dilakukan Ibu Mega sesungguhnya mencerminkan sikap bahwa perbedaan politik tak mesti membuat jalinan kemanusiaan dan persaudaraan juga terputus begitu saja," kata Ace.
Golkar Sebut Mega Tunjukkan Kemanusiaan Hadiri Pemakaman AniPemakaman Ani Yudhoyono di Kalibata. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Ace juga menyebut, kehadiran Mega di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada prosesi pemakaman Ani yang digelar pada Minggu (2/6) telah menguatkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar senantiasa tabah lantaran telah ditinggalkan oleh orang yang dicintainya.

Sebab, pada 2013 lalu Mega juga telah ditinggalkan oleh sosok suami yang dia cintai yakni Taufiq Kiemas.


"Ibu Mega hadir saat yang tepat di mana beliau menguatkan agar Pak SBY tabah ditinggalkan orang yang dicintainya," kata Ace.

Ani Yudhoyono meninggal dunia di Singapura pada Sabtu (1/6). Ia meninggal setelah dirawat sekitar empat bulan melawan penyakit kanker darah. Ani Yudhoyono kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/6).

SBY sempat mengaku sulit menerima kenyataan bahwa sang istri Ani Yudhoyono telah meninggal dunia.

"Saya terlalu emosional, saya harus jujur, saya sulit menerima keadaan ini. Saya sedang menata hati, bersama keluarga. Saya juga mohon doa semoga almarhumah hidup tenang di sisi Allah. Saya mohon kepada semua agar diberi ketabahan," kata SBY di kediamannya, Sabtu malam.


[Gambas:Video CNN] (tst/pmg)