Polisi Uji Proyektil Peluru Penembakan Mako Brimob Purwokerto

CNN Indonesia | Jumat, 07/06/2019 03:40 WIB
Polisi Uji Proyektil Peluru Penembakan Mako Brimob Purwokerto Olah TKP di Mako Brimob Kompi 3 Batalyon B Purwokerto, Banyumas, Jateng, Sabtu (25/05). (ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)
Semarang, CNN Indonesia -- Polda Jawa Tengah masih mendalami kasus penembakan di pos jaga Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, pada Sabtu (25/5). 

Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan penyelidikan saat ini sampai pada uji balistik proyektil peluru yang ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Menurutnya, uji balistik proyektil ini dapat mengungkap identitas pelaku lewat sidik jari yang tertinggal di proyektil.


"Perkembangan sementara, jajaran bersama Tim Labfor tengah melakukan uji balistik pada proyektil peluru yang ditemukan di sekitar TKP. Nantinya akan dapat muncul sidik jari yang bisa mengarah pada identitas pelaku," ujar Rycko, Rabu (5/6).


Polres Banyumas sebelumnya telah memeriksa belasan saksi terkait kasus ini.

Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Tengah Kombes Polisi Tori Kristiyanto sebelumnya mengatakan penembakan terjadi Sabtu (25/5) sekitar pukul 01.30 WIB.

Terduga pelaku terlihat menggunakan mobil jenis Avanza/Xenia warna silver datang dari arah selatan ke utara, langsung menembaki Pos Penjagaan depan Markas.


Dugaan sementara, pelaku menggunakan senjata otomatis laras panjang. Saat ini di lokasi kejadian tengah dilakukan olah TKP untuk dapat mendapati arah tembakan, jenis proyektil hingga jejak pelaku.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di area Posko Penjagaan depan Markas yang menjadi obyek penembakan orang tak dikenal itu.

Aksi penembakan itu melukai Bripka Imam Santoso anggota Brimob yang saat itu tengah berjalan menuju pos penjagaan. Peluru mengenai helm korban. Dia kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit.


[Gambas:Video CNN] (dmr/pmg)