KAI Perkirakan Puncak Arus Balik Lebaran pada 9 Juni

CNN Indonesia | Jumat, 07/06/2019 13:17 WIB
KAI Perkirakan Puncak Arus Balik Lebaran pada 9 Juni Ilustrasi penumpang kereta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Puncak arus balik Lebaran menggunakan kereta api diperkirakan terjadi lima hari setelah (H+5) Lebaran atau Minggu (9/6). Jumlah penumpang yang menuju Jakarta pada hari itu diperkirakan mencapai 23 ribu orang.

"Kami memprediksi kepadatan (arus balik)akan semakin tinggi pada H+5. Kalau kedatangan itu sekarang 21 ribu, nanti bisa mencapai 23 ribu," ujar Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, seperti dikutip dari Antara, Jumat (7/6).

Berdasarkan data KAI, kedatangan penumpang di Jakarta melalui Stasiun Gambir, Jakarta Pusat pada H+1 Lebaran atau Kamis (6/7) naik 2.955 orang menjadi 19.981 orang dibanding hari H Lebaran. 



Saat ini, menurut dia, pihaknya juga sudah melakukan sejumlah persiapan guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus balik. Mereka, antara lain menambah fasilitas mesin check-in dan pos kesehatan, serta penambahan sebanyak 14 kereta api.

"Kalau antisipasi sudah kami lakukan dalam rangka arus mudik. Pada masa arus mudik pasti akan terjadi kepadatan, itu memang sudah kita antisipasi," kata dia.

Namun, menurut Kepala Stasiun Gambir Rizki Afrida, stasiun Gambir diperkirakan tidak akan menjadi stasiun favorit untuk penumpang yang ingin kembali ke Jakarta.


"Untuk arus balik sendiri, sebenarnya kami antisipasi banyak di daerah timur. Kalau Stasiun Gambir sendiri untuk arus balik mungkin tidak terlalu banyak, karena kemungkinan banyak orang yang turun di Jatinegara, Bekasi. Kalau keberangkatan mungkin fokus di Gambir, tapi kalau arus balik ada beberapa titik," ujar Rizki.

KAI memperkirakan total penumpang yang diangkut menggunakan kereta api untuk arus mudik dan balik akan mencapai 997.730 orang, atau naik 9 persen dibandingkan 916.540 orang pada 2018. (Antara/agi)