JK Sarankan Pertemuan Jokowi-Prabowo Disegerakan

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 11/06/2019 17:13 WIB
JK Sarankan Pertemuan Jokowi-Prabowo Disegerakan Jusuf Kalla berpendapat pertemuan antara Jokowi dan Prabowo Subianto sebaiknya segera dilakukan. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai pertemuan calon presiden terpilih Joko Widodo dengan penantangnya, Prabowo Subianto harus segera dilakukan. Ia menyarankan keduanya dapat segera bertemu sebelum sidang sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ya kalau mau lebih aman tentu sekarang (ketemunya), tapi juga ada faktor lain kan (yang dipertimbangkan)," ujar JK di kantor wakil presiden, Jakarta, Selasa (11/6).


JK sendiri telah melakukan pertemuan dengan Prabowo pada akhir Mei lalu. Dalam pertemuan tersebut, JK mengapresiasi sikap capres nomor urut 02 yang membawa sengketa pilpres secara konstitusional ke MK itu.


"Pak Prabowo dengan baik bawa itu [sengketa pilpres] ke MK. Itu solusi demokratis, konstitusional, kita tunggu hasilnya," kata dia.

JK meyakini rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo akan makin membaik pascaputusan MK pada 28 Juni mendatang. "Saya yakin setelah MK itu memutuskan apapun, kedua belah pihak menerimanya. Nah kalau sudah selesai, rekonsiliasi akan lebih mudah," ucap dia.

Dalam pertemuan dengan Prabowo, ia juga mengaku membahas berbagai solusi dari sejumlah permasalahan di Indonesia. Baginya, Prabowo adalah sosok yang bersahabat.


"Saya bicara dengan Pak Prabowo sangat bersahabat, pembicaraannya sebagai kawan, kita bicara solusi negeri akan datang. Kita bicarakan yang akan datang, kita utamakan keadilan ekonomi," ucap JK.

Prabowo sebelumnya tak memberikan jawaban pasti soal rencana pertemuan dengan Jokowi. Hingga saat ini Prabowo belum bertemu Jokowi pascagelaran pemilu 17 April silam.

Prabowo mengatakan masih melihat rencana pertemuan dengan Jokowi. Menurut dia, pertemuan bersama Jokowi akan ada waktunya.

Di sisi lain, Prabowo tengah menggugat hasil pilpres ke MK. Dari hasil penghitungan KPU, Jokowi dan cawapresnya Ma'ruf Amin dinyatakan unggul dari Prabowo-Sandiaga Uno. Sidang akan dimulai pada 14 Juni dan diputus pada 28 Juni mendatang.

[Gambas:Video CNN] (pris/rea)