Pengamanan di MK Ketat, Ribuan Aparat Gelar Pasukan

CNN Indonesia | Jumat, 14/06/2019 07:11 WIB
Pengamanan di MK Ketat, Ribuan Aparat Gelar Pasukan Aparat kepolisian melakukan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (14/6). (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ribuan aparat kepolisian dan TNI disiagakan di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK) jelang sidang pendahuluan sengketa pilpres yang dimohonkan Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, aparat TNI-Polri sudah disiagakan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, sejak 06.00 WIB. Mereka melaksanakan apel sebelum sidang dimulai.

Terpantau ada satuan Brimob dan Sabhara dari kepolisian. Beberapa di antaranya sudah mengalungkan senapan gas air mata.


Berdasarkan informasi yang disampaikan Kapolda Metro Jaya Gatot Eddy Pramono pada Selasa (11/6), 12 ribu personel TNI-Polri diterjunkam mengawal Gedung MK selama persidangan.

Pengamanam Gedung MK juga diperketat. Saat ini tidak ada yang diperbolehkan masuk ke dalam gedung karena sedang proses sterilisasi.

Awak media baru diperbolehkan masuk untuk mengatur tata kamera pada pukul 07.00-07.45 WIB. Pihak berperkara diperbolehkan masuk pukul 08.00 WIB dan sidang dimulai sejam setelahnya.

Jalan sekitar MK sudah ditutup sejak Kamis (13/6) malam pukul 22.00 WIB. Jalan Medan Merdeka Barat, mulai dari patung kuda hingga Harmoni ditutup. Begitu pula dengan Jalan Medan Merdeka Utara Merdeka.

Jika ingin berkendara dari arah MH Thamrin ke arah Harmoni, pengendara harus berputar lewat Jalan Abdul Muis. Sementara jika dari Medan Merdeka Timur, pengendara bisa menggunakan Jalan Veteran.

Sidang pendahuluan akan dimulai pukul 09.00 WIB. Agenda sidang adalah pembacaan permohonan dari Prabowo-Sandi.

KPU akan dihadirkan sebagai termohon. Sementara Jokowi-Ma'ruf akan dihadirkan sebagai teekait. Adapun Bawaslu hadir sebagai pemberi keterangan.

[Gambas:Video CNN] (dhf/arh)