FOTO: Unjuk Rasa Kawal Sidang Sengketa Pilpres di MK

Andry Novelino, CNN Indonesia | Jumat, 14/06/2019 19:16 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Massa dari ormas FPI, GNPF, dan PA 212 menggelar unjuk rasa di kawasan sekitar Gedung MK, untuk mengawal sidang sengketa Pilpres di MK. Aksi berjalan damai.

Unjuk rasa oleh Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat digelar di Silang Monas Barat Daya kawasan Patung Kuda Indosat. Jakarta. Jumat, (14/6), untuk mengawal sidang perdana gugatan sengketa pilpres 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Gerakan Nasional Kedaulatan rakyat terdiri dari sejumlah ormas seperti Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), dan Persaudaraan 212 (PA 212). (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Massa aksi membentangkan beragam spanduk berisi aspirasi mereka. Salah satunya menyatakan bahwa aksi ini untuk mendukung Mahkamah Konstitusi mengembalikan suara rakyat yang menurut mereka diselewengkan dalam Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Massa juga mengklaim aksinya tak terkait dengan dukungan terhadap calon presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Paslon nomor urut 02 itu berstatus sebagai pemohon dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di MK. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Mayoritas massa yang mengikuti aksi unjuk rasa menilai ada kecurangan dalam penyelenggaraan Pilpres yang menghasilkan kemenangan bagi pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Mahkamah Konstitusi sendiri telah menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan dari pihak mana pun dalam memutus sengketa Pilpres yang melibatkan Prabowo-Sandiaga, KPU, dan Jokowi-Ma'ruf Amin. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Aksi yang digelar sejak siang di kawasan sekitar Gedung MK ini berjalan damai. Aksi ini juga dihadiri oleh mantan penasihat KPK, Abdullah Hehamahua. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Hehamahua yang bertindak sebagai Koordinator Aksi menyatakan percaya sembilan hakim MK bisa bekerja secara independen dan profesional dalam menangani sengketa Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)