Dalam penyerahan laporan itu, Anggota I BPK, Agung Firman Sampurna menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian Kemenhan. Namun ia juga mengusulkan agar ada peningkatan pada Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yaitu penerapan wajib militer (wamil).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya masih fokus pada penerapan bela negara yakni dengan menanamkan jiwa dan pemikiran sesuai dengan dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 ke benak masyarakat dan khususnya pada aparat militer.
Ia pun berpendapat di masa depan perang yang akan terjadi adalah perang pola pikir. Menurutnya, pemikiran Pancasila akan tertantang dengan perubahan zaman yang semakin pesat. Oleh karenanya, menjaga pola pikir menjadi lebih penting dari pada penerapan wamil.
"Karena ke depan perang kita adalah perang mindset, mengubah pola pikir. Untuk itu ya biar tidak diubah-ubah Pancasila harus dipatrikan ke setiap warga negara ya. Untuk itu yang harus kita lakukan. Ini saja belum selesai," tuturnya.
"[Yang] Kedua juga diterbitkan peraturan Presiden kalau tidak salah nomor 27 Tahun 2019 tentang Pengeloalan untuk Tahun yang Panjang Pengadaan Alutsista, tetapi di atas itu semua ini merupakan bagian penting bagi kita untuk masuk ke tahap selanjutnya," jelas Agung.
[Gambas:Video CNN] (ani/arh)