Ketua panitia seleksi calon pimpinan KPK (Pansel KPK) Yenti Ganarsih empat orang pendaftar pertama itu berlatar belakang pengacara, mantan jaksa, dan masyarakat umum.
"Empat orang sudah mendaftar. Ada pengacara, mantan jaksa, umum," kata Yenti saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com lewat pesan singkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya memang tahap awal atau pembuka pendaftaran masih minim pendaftar," kata pria yang juga merangkap wakil ketua Pansel KPK itu.
Anggota Pansel KPK Hendardi mengatakan bahwa pihaknya ingin mencari calon pimpinan KPK yang bebas dari segala kepentingan. Hendardi menyebut pimpinan lembaga antikorupsi harus fokus dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.
"Dalam konteks itu lah kami menjaga sejak awal, bahwa pemimpin-pemimpin KPK nanti, masa depan ini, terjaga dari kepentingan-kepentingan yang bukan kepentingan NKRI," kata Hendardi.
"Kepemimpinan kuat itu harus mutlak, karena dia bisa menjaga sistem yang bagus atau membuat sistem yang lebih bagus," ujarnya.
Pendaftar seleksi calon pimpinan KPK dibuka mulai 14 Juni sampai 4 Juli 2019 dari pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB.
Pendaftar bisa langsung datang ke Sekretariat Pansel KPK, Kementerian Sekretariat Negara, Gedung 1 lantai 2, Jalan Veteran.
[Gambas:Video CNN] (fra/ugo)