Sebelumnya dalam video yang viral di media sosial, Baequni menyampaikan bahwa ada kandungan racun dalam tubuh ratusan anggota KPPS yang meninggal. Racun itu, katanya, membuat petugas meninggal dalam waktu satu atau dua hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, alasan meracuni petugas KPPS untuk membungkam pengungkapan kecurangan pemilu yang dikemukakan Baequni tak logis.
"Di tiap TPS ada tujuh petugas KPPS. Jika satu meninggal, maka enam yang lain masih bisa bersaksi," ujar Pramono.
Dia menyebut persoalan ratusan korban petugas KPPS ini sudah diselidiki oleh setidaknya tiga lembaga. Yakni, Komnas HAM, Kementerian Kesehatan, dan Onbudsman RI.
"Dalam laporan mereka, tidak ada yang menyebut-nyebut racun sebagai penyebab kematian," ungkapnya.
"Silakan pak polisi tanya orang ini baik-baik," kata dia.
"Orang ini (RB) harus pertanggungjawabkan perbuatannya," tandas dia.
Rahmat Baequni belum menanggapi perihal kasus hoaks yang menjeratnya. (CNN Indonesia/Huyogo) |
Berdasarkan hasil penelusuran, tempat kejadian tersebut ada di Jawa Barat. Atas dasar itu, maka kasus tersebut bakal ditangani oleh Polda Jawa Barat. Polisi kemudian membuat laporan tipe A alias polisi sebagai pelapornya.
Rahmat Baequni sebelumnya lebih dulu populer dengan tudingan segitiga Illuminati di masjid karya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Kementerian Komunikasi dan Informatika kemudian menyebut kabar itu hoaks.
[Gambas:Video CNN]
(arh/sur)
[Gambas:Video CNN]
Rahmat Baequni belum menanggapi perihal kasus hoaks yang menjeratnya. (