Eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu pun menyindir masyarakat yang masih saja meributkan perbedaan pilihan, sementara Indonesia sudah tertinggal dari negara-negara lain yang sudah bisa bikin terowongan bawah laut.
"Kita enggak ada lagi 01, 02. Kita harus bersatu padu. Orang lain sudah bikin tunnel di bawah laut sampai berpuluh-puluh kilometer, kita masih ribut aja," ucap Hendro usai halal bihalal dengan purnawirawan di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (21/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, Hendro kembali menegaskan alangkah baiknya masyarakat tidak lagi terpecah hanya karena berbeda pilihan politik, termasuk mereka-mereka yang merupakan generasi tua.
"Sudah selesai semua persaingan. Sudah selesai dan sekarang kita bergandengan tangan menatap ke depan untuk hari esok. Di depan kaum muda, yang tua istirahat saja," kata Hendro.
Namun, hasil perhitungan suara yang ditetapkan oleh KPU tersebut masih bisa berubah. Kubu Prabowo-Sandi menggugat hasil perhitungan suara ke Mahkamah Konstitusi.
Sidang PHPU Pilpres 2019 di MK pun masih berjalan sejak dimulai pada 14 Juni lalu. Merujuk dari UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu, MK harus menyelesaikan sidang sengketa hasil Pilpres maksimal 14 hari. Dengan demikian, MK harus mengeluarkan putusan atas permohonan kubu Prabowo-Sandi pada 28 Juni mendatang.
[Gambas:Video CNN] (bmw/osc)