Polisi Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung MK

CNN Indonesia | Rabu, 26/06/2019 09:08 WIB
Polisi Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung MK Polisi rekayasa lalu lintas di sekitar gedung MK. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali melakukan penutupan jalan di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK) jelang sidang pembacaan putusan hasil sengketa pilpres 2019.

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol M. Nasir mengatakan penutupan jalan itu dilakukan dengan menggunakan movable concrete barier (MCB).

"Untuk sementara yang sudah dilakukan penutupan dengan MCB dan security barier di Jalan Medan Merdeka Barat arah utara, di depan Museum Gajah," kata Nasir saat dikonfirmasi, Rabu (26/6).


Dengan penutupan jalan itu, dikatakan Nasir, kendaraan dari Patung Kuda Arjuna Wiwaha ke arah utara dialihkan ke Jalan Budi Kemuliaan, kemudian berbelok ke Jalan Abdul Muis. Atau bisa juga melalui Jalan Medan Merdeka Selatan arah Gambir.


Nasir menyampaikan untuk sementara waktu, belum ada penambahan jalan yang ditutup. Menurutnya, penutupan jalan itu bersifat situasional tergantung pada jumlah massa yang melakukan aksi di sekitar gedung MK.

"Secara situasional, bila ada eskalasi massa meningkat baru action (penutupan jalan ditambah)," ucap Nasir.

"Kan massanya belum tahu ada di mana, melihat aksi massanya nanti," imbuhnya.

Lebih lanjut, dikatakan Nasir, sebanyak 1.290 personel dari Ditlantas Polda Metro Jaya diterjunkan untuk melakukan pengamanan sekaligus pengatur arus lalu lintas hari ini.


Berikut ini rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya:

1. Arus lalu lintas dari Jalan MH Thamrin menuju Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke kiri maupun kanan ke Jalan Kebon Sirih.

2. Arus lalu lintas dari Jalan Fachrudin menuju Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Abdul Muis dan arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis menuju Jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Fachrudin.

3. Arus lalu lintas dari Jalan Abdul Muis menuju Jalan Museum diluruskan ke Jalan Majapahit atau Jalan Fachrudin.

4. Arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit dialihkan ke Jalan IR H Juanda.

5. Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya menuju jalan Majapahit diluruskan ke Jalan Suryo Pranoto maupun ke kanan Jalan Hayam Wuruk.

6. Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya menuju Jalan Veteran III diluruskan ke arah Harmoni.

7. Arus lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Timur menuju Jalan Medan Merdeka Utara dibelokkan ke kanan Jalan Perwira.

8. Arus lalu lintas dari Jalan M Ridwan Rais menuju Jalan Medan Merdeka Selatan diluruskan ke Jalan Medan Merdeka Timur.


Berikut ini beberapa ruas jalan yang ditutup:

1. Jalan Medan Merdeka barat sisi timur dan barat MCB barrier di depan Museum Gajah.

2. Jalan Medan Merdeka Utara MCB barrier di depan Kemendagri dua sisi.

3. Jalan Veteran Raya samping Hotel Sriwijaya arah Harmoni ditutup. 

4. Jalan Majapahit ujung TL Harmoni.

5. Jalan Abdul Muis arah utara di TL Jalan Tanah Abang 2.

6. Jalan Veteran 3 Bina Graha.


Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan Front Pembela Islam (FPI) bakal menggelar Tahlil Akbar 266. Rencananya, aksi dihelat di sekitar gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, pada Rabu (26/6).

Sekretaris PA 212 Bernard Abdul Jabbar mengatakan acara itu diinisiasi tak hanya oleh pihaknya, tetapi juga oleh GNPF Ulama dan FPI serta Ormas Islam lainnya.

"Gabungan PA 212, GNPF Ulama, dan FPI dan ormas-ormas lain," ucap Bernard saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (25/6).

Berdasarkan poster yang beredar di media sosial, Tahlil Akbar 266 dilaksanakan untuk mendoakan petugas kelompok penyelenggara pemilihan umum (KPPS) yang meninggal dunia. Doa juga akan dipanjatkan untuk korban meninggal dunia pada 21-22 Mei.

[Gambas:Video CNN] (dis/DAL)