Dari Pemberitahuan ke Polri, 10 Elemen Massa Gelar Demo di MK

CNN Indonesia | Rabu, 26/06/2019 15:14 WIB
Dari Pemberitahuan ke Polri, 10 Elemen Massa Gelar Demo di MK Polisi mengawal aksi di sekitar Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta, Selasa (25/6). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mabes Polri menyampaikan ada sepuluh elemen massa yang mengajukan surat pemberitahuan aksi hari ini menjelang sidang putusan sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Saat ini ada 10 elemen masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi (aksi) di Jakarta," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/6).

Dedi menyebut aksi tersebut difasilitasi oleh Polda Metro Jaya di sekitar Monas atau di sekitar Patung Kuda.


Namun, kepolisian tetap tidak mengizinkan massa untuk menggelar aksi di depan Gedung MK. Nantinya, personel gabungan TNI-Polri serta pihak keamanan terkait akan melakukan pengamanan terhadap kegiatan tersebut.


Dedi menyampaikan sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian, massa tetap tidak diperbolehkan aksi di depan MK.

Alasannya, aksi massa di depan Gedung MK berpotensi akan mengganggu jalannya proses persidangan yang sedang berlangsung.

Dedi menuturkan untuk standar operasi pengamanan aksi, para personel yang berhadapan langsung dengan masyarakat nantinya tidak dilengkapi dengan senjata dan peluru tajam.

Penggunaan senjata, lanjutnya, hanya digunakan oleh peleton anti-anarkis saja yang komandonya berada di tangan Kapolda Metro Jaya.


"Penggunaannya langsung di bawah Kapolda dan sangat selektif sesuai dengan eskalasi ancaman jika meningkat," ujarnya.

Lebih lanjut, disampaikan Dedi, secara umum situasi keamanan di sekitar MK masih kondusif. Pasalnya, seluruh personel pengamanan telah bersiaga untuk melakukan kegiatan pengamanan.

"Aparat keamanan juga sudah melaksanakan masuk on the spot masing-masing sesuai dengan zona atau ring yang sudah ditunjuk sebagai tanggung jawab di mana dia akan melaksanakan pengamanan," tutur Dedi.

Saat ini sejumlah elemen menggelar aksi takbir akbar 266 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Mereka yang terdiri dari anak-anak dan remaja hingga orang dewasa juga menuntut agar Rizieq Shihab dan Bahar bin Smith dibebaskan.


[Gambas:Video CNN] (dis/pmg)