"Hari ini kami akan rapat secara komprehensif, bila sudah jelas (ada keputusan), mungkin minggu depan akan kami sampaikan kepada seluruh masyarakat tentang hasil kinerja dari tim," kata Dedi di Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (4/7).
Diketahui, polisi membagi peran para tersangka kerusuhan 22 Mei dalam empat kategori. Pertama tersangka yang berperan di lapangan, kemudian koordinator pelaksana, penyumbang dana, dan terakhir aktor intelektual.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi mengungkapkan lebih jauh, pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui aksi kerusuhan. Nantinya, keterangan saksi bakal didukung hasil analisa jejak digital yang ditemukan.
"Makanya kita tidak harus terburu-buru. Saya sampaikan bahwa proses penyidikan yang disampaikan nanti oleh tim, itu betul-betul pembuktian secara ilmiah," tutur Dedi.
Polisi sebelumnya telah menetapkan 447 tersangka dalam kerusuhan 22 Mei. Sebagian besar tersangka disebut berperan sebagai koordinator lapangan.
Kemudian, hasil autopsi Mabes Polri memastikan empat dari sembilan korban jiwa dalam kerusuhan 22 Mei meninggal akibat peluru tajam.
Polisi juga telah melakukan uji balistik terhadap proyektil yang ditemukan pada tubuh korban tewas. Hasilnya, ditemukan dua jenis proyektil, yakni berukuran 5.56mm dan 9mm. Namun, untuk jenis senjata yang digunakan masih dilakukan pendalaman.
[Gambas:Video CNN] (dis/osc)