Penyebab Kecelakaan Beruntun di Hutan Baluran versi Polisi

CNN Indonesia | Jumat, 05/07/2019 09:55 WIB
Seorang wanita yang berprofesi sebagai guru PAUD tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan di Jalan Raya Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Hutan Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Tercatat ada enam kendaraan dalam tabrakan beruntun ini dan menyebabkan seorang meninggal dunia.

Kejadian nahas ini ditengarai terjadi pada Kamis (4/7) sore tepatnya di Jalan Raya Baluran KM 253, Banyuputih, Situbondo.

Kepolisian masih mendalami penyebab kecelakaan ini. Namun mereka menduga insiden ini bermula dari truk yang remnya blong sehingga menabrak kendaraan lain yang ada di depannya.


"Faktor kendaraan yaitu diduga kendaraan truk nomor polisi DR-8806-AZ mengalami rem blong," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, Jumat (5/7).

Adapun satu korban tewas itu diidentifikasi sebagai Masrukah, perempuan yang berprofesi sebagai guru PAUD. Ia menumpangi bus tujuan ke Bali untuk berwisata bersama koleganya.

Luka di kepala diperkirakan jadi penyebab kematian Masrukah.

"Yang bersangkutan mengalami cedera di kepala," kata Frans.

Selain korban tewas, tercatat 2 orang luka berat dan 8 orang luka ringan dalam kecelakaan ini.

Mereka adalah Sugi Astuti (55) warga Desa Ngipik, Gresik; Rini Nur Yati (51) warga Randuagung, Gresik; Anwar Suyono (34) warga Purwosari, Malang; Suwandy Sucipto (39) dan Emi Suwila (32) dari Batam; Roben (60) dari Randuagung, Gresik.

Korban luka lain adalah Sujiati (45) dari Kebomas, Gresik; Defitra (34) warga Mayar Kartika, Gresik; Muamar Saiful (26) warga Kapasari, Surabaya; dan Siryantoko (61) dari Desa Ngipik, Gresik.

Delapan korban yang mengalami luka ringan itu berasal dari bus pariwisata yang bertujuan ke Bali.
[Gambas:Video CNN]




(bin/wis)