Base Jam pun menyayangkan hal itu karena tak bisa menuntaskan seluruh lagu dan memuaskan para fannya di Aceh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengklaim tidak tampilnya grup band tersebut tidak akan mengurangi daya tarik penyelenggaraan kegiatan tersebut. Namun, kata dia, pihak panitia meminta untuk tetap menampilkan Base Jam membawakan lagu Aceh dan lagu religi.
Ilustrasi penegakan syariat islam di Aceh. (Irwansyah Putra) |
Menurut dia, penampilan Base Jam tersebut tidak sesuai seperti yang disampaikan. Pihaknya juga telah meminta pejabat terkait guna memastikan kembali penampilan grup band tersebut sesuai dengan yang telah disepakati.
"Mungkin masyarakat terkesan tidak dihargai dan saat itu tidak dapat diredam," katanya.
"Kami sangat menyesal dan menyayangkan situasi yang terjadi semalam, terutama dari rencana kami menyanyikan 10 lagu akhirnya hanya bisa tiga lagu semalam," ucap Ardhini Citrasari alias Sita, pembetot bass.
Senada, vokalis Sigit Wardana menyesali kejadian itu karena membuat grupnya tak bisa memuaskan secara penuh para fan di Aceh. Pasalnya, konser mereka kemarin merupakan yang pertama di Aceh.
[Gambas:Instagram]
"Kami ingin minta maaf kepada semua pihak yang terkait yang terpengaruh secara langsung ataupun tak langsung atas ketidaknyamananya," ucap dia.
"Yang pasti kita juga minta maaf terhadap fan Base Jam di Aceh yang sudah mendukung dan menanti kami selama 25 tahun supaya kami akhirnya datang pertama kalinya ke Aceh," Sigit menambahkan.
[Gambas:Video CNN] (arh)
Ilustrasi penegakan syariat islam di Aceh. (