Polisi: Sudah Ada Perjanjian Bobotoh Persib Tak Boleh ke GBK

CNN Indonesia | Rabu, 10/07/2019 16:30 WIB
Polisi: Sudah Ada Perjanjian Bobotoh Persib Tak Boleh ke GBK Pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Liga 1 2019, Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 10 Juli 2019. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan tak yakin suporter Persib Bandung alias Bobotoh datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk menonton pertandingan tim kesayangannya melawan Persija Jakarta

Harry mengatakan sebelum duel panas ini digelar, sudah ada perjanjian antarsuporter agar Bobotoh tak datang ke SUGBK.

"Sudah ada perjanjian antarkorlap kedua pendukung dan juga Polda kemarin bahwa pendukung Persib enggak diperbolehkan hadir. Lagi juga ada sanksi PSSI terhadap Bobotoh," ujar Harry kepada CNNIndonesia.com saat ditemui di SUGBK, Rabu (10/7).


Harry tak mendapat kabar ada 30 orang yang diduga penyusup Bobotoh telah diamankan polisi.


"Saya belum dapat informasi begitu. Mana ada pendukung Persib datang?" ujarnya

Dia meluruskan pernyataan Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rishadi yang sebelumnya menyebut pihak kepolisian telah mengamankan 30 orang diduga pendukung Persib Bandung.

Harry mengimbau agar informasi terkait keamanan laga kali ini berjalan satu arah, yaitu kepada dirinya saja. Hal itu agar tidak ada informasi simpang siur yang nantinya dapat membuat gaduh.

"Informasi ke saya saja ya, Kapolres," katanya.

Sebelumnya, puluhan orang yang diduga pendukung Persib Bandung diamankan aparat keamanan di SUGBK. Mereka dianggap sengaja menyusup untuk menonton laga lanjutan Liga 1 antara Persija melawan Persib.


Sekretaris Umum Jakmania Diky Soemarno membenarkan peristiwa penangkapan itu. Namun, Diky membantah bahwa puluhan orang itu merupakan pendukung Persib. Diky mengatakan puluhan orang itu merupakan pendukung Persija.

"Bukan penyusup. Itu pendukung Persija yang menginap dari semalam dan tidak dapat tiket. Saya klarifikasi, bukan Bobotoh. Mereka semua pendukung Persija, karena tidak dapat tiket, mereka menginap dari semalam dan mengumpet di stadion, kena pas sterilisasi. Itu teman-teman pendukung Persija juga dari Cirebon dan Indramayu," kata Diky kepada wartawan di Jakarta.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rishadi juga mendapat laporan terkait peristiwa tersebut.

"Ada laporan dari Pamdal ada kurang lebih 33 orang di dalam area ketika melalui pemeriksaan," tutur Arie kepada CNNIndonesia.com, Rabu (10/7).

Pengamanan Ketat

Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir menyatakan sebanyak 1.020 personel diterjunkan untuk mengamankan laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung di SUGBK.

"Untuk PAM polisi lalu lintas Polda Metro Jaya ada 1.020 personel dikerahkan," ujarnya.

Pengamanan dilakukan di semua titik yang berhubungan langsung dengan lalu lintas. Pengamanan juga turut dilakukan kepada pemain dan official team kedua team yang hendak bertanding.

"Pengamanan dilakukan di semua titik simpang seputaran GBK dan titik yang berhubungan lalu lintas secara langsung dengan wilayah GBK," ujar dia.

Dia menambahkan, terdapat 12.954 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Pemadam Kebakaran untuk mengamankan SUGBK. Pengamanan itu, jelas dia, dibagi ke dalam empat ring.

Ring I berada di dalam stadion GBK, sementara Ring II di sekitar stadion GBK. Kemudian Ring III di pintu-pintu masuk stadion GBK, serta Ring IV di luar stadion GBK.

Berdasarkan jadwal, Persija Jakarta vs Persib Bandung dihelat pada pukul 15.30 WIB. Pantauan CNNIndonesia.com, ribuan suporter Persija sudah berada di dalam stadion GBK. Tak sedikit pula dari mereka yang terlambat dan bergegas untuk masuk ke dalam stadion.


[Gambas:Video CNN] (ryn/pmg)