Acara raker itu dihelat di Hotel Mercure, Surabaya pada 1 Maret lalu.Haris menyebut pengumpulan uang oleh panitia kecil pengurus acara itu merupakan tradisi sejak tahun-tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rapat yang dihadiri oleh seluruh pejabat Eselon III Kemenag Jatim, kepala madrasah dan pejabat Eselon IV itu mengundang sejumlah narasumber. Salah satunya adalah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.
Namun, dia mendapatkan informasi bahwa sisa uang Rp50 juta dari patungan tersebut akan diberikan kepada Lukman. Hasil patungan tersisa Rp50 juta lantaran Sekjen Kemenag Nur Kholis tidak hadir dalam acara.
"Kemudian Mas Zuhri melaporkan kepada saya, 'Mas, ini ada sisa untuk Pak Sekjen karena Pak Sekjen enggak bisa hadir'. Maka dilaporkan bahwa yang 50 (juta) untuk Pak Menteri melalui ajudannya," ungkap dia.
Serahkan Uang Terima Kasih
Haris mengaku memberikan uang sebesar Rp20 juta kepada Lukman sebagai tanda terima kasih karena dirinya telah dilantik menjadi Kakanwil Kemenag Jawa Timur.
Uang itu diberikan kepada ajudan Lukman, Herry Purwanto di pesantren Tebu Ireng dalam sebuah acara yang mengundang Lukman.
"Jadi sekali lagi, saya kan baru dilantik tanggal 5 Maret. Kemudian, Pak menteri ada undangan ke Pondok Tebu Ireng. Maka kemudian selaku orang timur saya kemarin baru dilantik enggak terima kasih," ucap dia.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi juga diduga menyuap Romi sebesar Rp50 Juta untuk jabatannya itu. (bmw/ani/gil)