"Kita rasa animo penumpang kita cukup baik, ya. Sampai dengan kemarin malam kita tutup pukul 23.00 WIB penumpang sudah 211 ribu," Coorporate Communication PT LRT Jakarta Melissa Suciati di Depo Velodrome LRT Jakarta, Kamis (11/7).
Melissa merinci rata-rata penumpang per hari cukup bervariasi. Untuk hari biasa, penumpang ada dalam rentang 5.000 hingga paling tinggi 10 ribu per hari. Sementara untuk hari libur, penumpang bisa mencapai 12 ribu per hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Stasiun Pulo Mas Nanda Aden menuturkan jam sibuk di stasiun LRT ada di antara pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB dan untuk sore dimulai dari pukul 16.00 WIB sampai dengan malam.
Suasana dalam moda transportasi LRT Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Dedi, warga Pulo Nangka hari ini menggunakan LRT bersama anak dan keponakannya. Ia sengaja membawa anak-anaknya untuk menikmati moda baru sebelum akhir liburan usai.
"Sebelum masuk sekolah saya bawa anak saya, anak tetangga dan keponakan untuk main. Nanti sudah libur sekolah sudah susah," kata Dedi kepada CNNIndonesia.com.
"Enggak sering pakai sih, cuma minimal saya senang lah sudah pernah merasakan naik LRT juga tempatnya bersih dan cepat," terang dia.
Terakhir, Dedi berpesan agar pemerintah memberikan harga yang terjangkau. Sejauh ini dia menyetujui rencana pemerintah menetapkan angka Rp5.000 untuk semua perjalanan.
LRT belum juga diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Adapun yang menjadi kendala saat ini ialah perizinan yang belum keluar. Anies sempat mengatakan bakal secepatnya membereskan proses administrasi LRT.
[Gambas:Video CNN] (ctr/wis)
Suasana dalam moda transportasi LRT Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki)