Aku & Jakarta

Kenangan dan Pengabdian Munib bagi Jemaah Haji

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Kamis, 11/07/2019 19:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Tahun 1994 jadi kali pertama Munib Maksum menginjakkan kaki di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Saat itu dirinya mengantar sang ayah untuk beribadah haji, tapi dia hanya bisa mengantar sampai pintu gerbang Asrama Haji dan menangis karena tak bisa bertemu sang ayah selama sebulan penuh.

Puluhan tahun berselang, Munib justru bekerja di Asrama Haji sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji di Asrama Haji. Dirinya mengaku tak pernah bermimpi  akhirnya bisa bekerja di tempat yang penuh dengan kenangan bersama sang ayah tersebut.

Pekerjaan sebagai PPIH bukan pekerjaan biasa bagi Munib, karena yang para petugas lakukan adalah melayani para jemaah yang mau memenuhi panggilan Allah SWT.

Oleh sebab itu dia dan rekan-rekan PPIH lainnya selalu melaksanakan tugasnya dengan senyum dan hati senang karena yang mereka layani adalah orang-orang yang memang mau beribadah.

Selain itu dia punya keyakinan bahwa pekerjaannya akan mendapatkan ganjaran setimpal dari Allah SWT.

Dia pun membandingkan "sensasi" ibadah haji dengan liburan ke luar negeri.

Menurutnya liburan ke luar negeri tak akan berujung pada isak tangis keluarga sementara ibadah haji, karena unsur religi yang kuat, pasti membuat semua orang akan merasa berat untuk melepaskan keluarganya.