Prabowo Diminta Rembuk Putuskan Gabung Jokowi atau Oposisi

CNN Indonesia | Sabtu, 20/07/2019 05:10 WIB
Prabowo Diminta Rembuk Putuskan Gabung Jokowi atau Oposisi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan jajaran Dewan Pembina Partai Gerindra meminta ketua umum partainya, Prabowo Subianto, untuk berembuk lebih dahulu sebelum menentukan sikap politik yang akan diambil selama Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin lima tahun mendatang.

"Beberapa dewan pembina mengajukan usulan dan saran kepada ketua untuk langkah-langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh Ketua Dewan Pembina (Prabowo), sebaiknya urun rembuk kepada anggota semua untuk rencana apakah nanti masuk ke dalam pemerintahan atau di luar," kata Dasco kepada wartawan, Jumat (19/7).

Dia menerangkan Dewan Pembina Partai Gerindra sudah dapat memahami langkah yang diambil Prabowo bertemu dengan Jokowi pada Sabtu (13/7) silam. Pertemuan disebut untuk meredam gejolak di tengah masyarakat dan demi kepentingan menyelamatkan sejumlah tokoh yang diproses hukum.


Menurutnya, Dewan Pembina pun meminta diadakan rapat yang berlangsung secara rutin sebelum Prabowo menentukan sikap politik Gerindra ke depan.

"Selanjutnya anggota Dewan Pembina meminta diadakan rapat-rapat rutin untuk membahas langkah selanjutnya yang akan diambil Gerindra," kata Dasco.

Sebelumnya, Sekretaris Jendral Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut seluruh anggota Dewan Pembina telah menyerahkan dan mempercayakan seluruh mandat kepada Prabowo untuk menentukan sikap politik partainya selama lima tahun ke depan.

Hal itu ia sampaikan usai Prabowo melakukan rapat bersama seluruh anggota dewan pembina Partai Gerindra di kediaman pribadi Prabowo, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/7).
Sikap politik itu, kata Muzani, Prabowo akan memiliki kewenangan untuk menentukan arah politik bergabung dengan koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf atau tetap berperan sebagai oposisi pemerintah.

"Secara khusus tidak dibicarakan, tapi itu implisit diomongkan tadi bahwa hal yang sangat strategis, hari ini, kita semua percayakan kepada ketua dewan pembina untuk mengambil langkah-langkah itu [oposisi atau koalisi]," kata Muzani. (mts/wis)