Renovasi Masjid Istiqlal Telan Biaya Rp465,3 Miliar

CNN Indonesia | Minggu, 21/07/2019 16:47 WIB
Renovasi Masjid Istiqlal Telan Biaya Rp465,3 Miliar Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A).
Jakarta, CNN Indonesia -- Renovasi Masjid Istiqlal diperkirakan menelan biaya sebesar Rp465,3 miliar. Pelaksanaan renovasi terhitung mulai 6 Mei 2019 dan diperkirakan rampung dalam 10 bulan ke depan.

Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam mengatakan anggaran tersebut akan digunakan untuk merenovasi bagian dalam masjid, seperti kamar mandi dan fasilitas wudhu. Ia menyebut kondisi kamar mandi dan fasilitas wudhu saat ini sudah rusak.

Selain itu, biaya akan mengalir untuk pemasangan 104 Closed Circuit Television (CCTV), penggantian karpet, termasuk mihrab yang ada di lantai utama masjid. Perbaikan mihrab akan meliputi tata suara, cahaya, dan udara.

"Itu karpet diganti, karpet dan mihrab. Mihrab itu yang di atas ya, lantai utama. Mihrab yang sekarang ada kaligrafi Allah, Muhammad. Pokoknya, tempat peng-imam-an," ujar Abdul kepada CNNIndonesia.com, Minggu (21/7).


Tidak cuma itu, lantai dasar masjid juga akan dirombak, termasuk instalasi listrik dan penyejuk ruangan (AC). "Sekarang, ruangan-ruangan itu satu AC, nanti dibikin AC sentral," imbuh dia.

Abdul juga menuturkan anggaran renovasi akan meliputi pembersihan dinding berlapis marmer dan stainless steel. "Tidak diganti, tapi digosok lagi. Bahan stainless steel juga begitu (digosok)," terang dia.

Selain itu, ruang VIP akan diperluas dan dipercantik. Nantinya, kata Abdul, tersedia lift sebagai sarana untuk penyandang disabilitas. Namun, ia tidak dapat memastikan letak lift tersebut.


Untuk bagian luar masjid, akan ada pembangunan lahan parkir dua lantai. Tempat parkir itu terletak di depan Gereja Katedral yang berseberangan dengan Masjid Istiqlal.

Di halaman sekitar juga akan tersedia tempat pejalan kaki menuju masjid. "Pembuatan tempat pejalan kaki dari pintu Ar-razaq menuju pintu gambir ya. Kemudian dari pintu Al Fatah yang ada di depan Katedral itu. Jadi, batas sucinya diperluas," jelas Abdul.

Mobil-mobil pengunjung, sambung dia, nantinya akan memasuki area dalam sekitar masjid. Semua mobil akan ditempatkan di basement.

Abdul menjelaskan, renovasi ini digarap oleh kontraktor Waskita Karya. "Kami pengurus Istiqlal soal anggaran tidak terlibat. Anggaran ini sepenuhnya anggaran pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," tukasnya.


(ryn/bir)