Nella Kharisma Batal Bersaksi di Sidang Kasus Kosmetik Ilegal

CNN Indonesia | Selasa, 23/07/2019 16:08 WIB
Nella Kharisma Batal Bersaksi di Sidang Kasus Kosmetik Ilegal Pedangdut Nella Kharisma di Mapolda Jawa Timur. (CNN Indonesia/Farid Miftah Rahman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pedangdut Nella Kharisma batal memberikan kesaksian di dalam persidangan kasus kosmetik ilegal dengan terdakwa Karina Indah Lestari (26). Padahal, Nella telah tiba di Pengadilan Negeri (PN) Kota Surabaya

Hal itu dikatakan oleh seorang jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) Winarko. Nella, kata dia, bahkan telah tiba di pengadilan, Selasa (23/7) pukul 07.30 WIB, 

"Tadi Nella sudah datang, dia sudah ada di PN pukul 07.30 WIB pagi, karena kami jadwalkan kemarin kami sudah lapor untuk sidang pagi jam 09.00-10.00 WIB," ujar Winarko. 


Namun sidang tak kunjung digelar lantaran hakim ketua yakni Hizbullah dan hakim lainnya diketahui masih menangani perkara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.
Padahal, kata Winarko, Nella telah mengorbankan waktu syutingnya di pagi hari untuk menghadiri rencana sidang tersebut. 

"Tapi tadi Nella datang dan menunggu kami, tapi sampai sekarang hakim masih sidang tipikor. Jadi Nella-nya juga ada syuting jam 12.00 WIB, makanya Nella izin untuk syuting dan syutingnya sampai jam berapa kita gak tahu, di sekitar Surabaya-Sidoarjo," ujarnya. 

Untuk sidang selanjutnya, pihak JPU akan kembali melakukan pemanggilan terhadap penyanyi dangdut pelantun lagu Jaran Goyang tersebut. Namun ia belum bisa memastikan waktunya. 

Selain Nella, sidang kasus ini juga menyeret nama pedangdut lain asal Sidoarjo, yakni Via Vallen. Via akan dihadirkan guna memberikan kesaksiannya sebagai artis endorse kosmetik ilegal tersebut.

Winarko mengatakan, Via Vallen akan memenuhi panggilan persidangan pada (29/7) mendatang.

"Pihak Via Vallen sudah memberitahu tanggal 29 Juli hadir. Sebenarnya mereka (Via dan Nella) dipanggil untuk pembuktian saja," kata Winarko. 
Kasus ini bermula pada Desember 2018, saat Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar praktik produksi kosmetik ilegal yang diduga dilakukan Karina Indah Lestari, warga Putuk Banaran Kandangan Kediri.

Dalam pemasarannya, produk kosmetik oplosan tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) itu menggunakan jasa artis terkenal yang memiliki jutaan pengikut untuk mempromosikan produknya. 

Selain Via dan Nella, ada pula artis dan selebgram seperti NR, OR, MP, DK, dan DJB yang dibayar oleh pelaku untuk mempromosikan kosmetik ilegal tersebut, di media sosial.
[Gambas:Video CNN] (frd/ugo)