Seorang anggota keluarga korban, Ferdi, mengatakan bahwa ia sengaja mendatangi mapolsek pada Jumat (26/7) dengan membawa puluhan warga lantaran mengetahui tersangka sudah dibekuk polisi.
"Kami hanya ingin menuntut agar si pelaku ini bisa dijerat hukum, bahkan kalau bisa jangan dikasih ampunan," kata Ferdi kepada CNNIndonesia.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai larut malam tidak juga pulang. Kami mencurigai ada sesuatu, bahkan kami khawatir," tutur Ferdi.
"Kami sudah tahu kalau tersangka sudah ditangkap polisi, makanya kami menuntut agar sanksi hukum benar-benar menjeratnya," ucap Ferdi.
Kapolsek Kota, AKP Widiarti, membenarkan kantor markasnya didatangi puluhan warga yang ingin mengawal langsung proses penyelidikan terhadap pelaku pencabulan.
"Setelah satu orang melakukan aksinya, pelaku keluar kamar, kemudian masuklah pelaku lainnya hingga enam orang pelaku itu," katanya.
Pacar si gadis, kata Widi, adalah warga Kecamatan Gapura. Lima pelaku lain, di antaranya berasal dari Desa Pamolokan dan Kelurahan Kepanjin.
"Tiga tersangka sudah menyerahkan diri. Tinggal dua yang belum," ucap Widi. (nrs/has)