"Kami dorong presiden, bahkan dari waktu Jokowi periode satu, terus dorong beliau tuntaskan kasus 27 Juli," kata Ribka, saat memperingati peristiwa Kudatuli bersama Forum Nasional 27 Juli 1996 (Fornas 96), di Gedung DPP PDIP, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fornas 96 pun meminta agar penuntasan kasus Kudatuli dibahas dalam Kongres V PDIP yang rencananya digelar pada 8 Agustus 2019.
Bendahara Fornas 96 Ali Husen menambahkan penyelesaian kasus ini agar hal serupa itu tak terulang di kemudian hari.
"Walau kita bagian dari PDIP, kita harus ingatkan namanya manusia kan kenapa ini persoalan tidak diselesaikan," kata Ali.
Saat itu, kantor diduduki oleh PDI dengan Ketua Umum hasil Kongres Surabaya, Megawati Soekarnoputri. Komnas HAM mencatat ada lima orang yang tewas, 149 luka-luka, dan 23 orang hilang dalam peristiwa itu. Keterlibatan sejumlah perwira militer disebut-sebut dalam kasus itu.
Kasus ini pun tak pernah terungkap jelas meski dua kader 'banteng', yakni Megawati dan Jokowi, menjadi Presiden RI.
[Gambas:Video CNN] (arh)