PLN soal Pemadaman Listrik: Maaf, Kami Tak Bisa Menjamin

CNN Indonesia | Selasa, 06/08/2019 18:38 WIB
PLN soal Pemadaman Listrik: Maaf, Kami Tak Bisa Menjamin Plt Direktur Utama PT PLN (Persero), Sripeni Inten Cahyani. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, Sripeni Inten Cahyani mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan jaminan bahwa kejadian listrik padam tak akan terjadi lagi pada masa mendatang. Menurutnya, PLN bukan pada posisi untuk memberikan jaminan.

"Kalau bicara menjamin, mohon maaf, mungkin kalau kalimat menjamin bukan pada posisi kami karena menjamin itu kayaknya pasti begitu," kata Sripeni kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (6/8).

Namun demikian, dia mengatakan, PLN akan berusaha semaksimal mungkin dengan berbagai upaya untuk mengantisipasi insiden pemadaman listrik massal terulang kembali di waktu ke depan.


Menurutnya, insiden pemadaman listrik di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, hingga Jawa Tengah pada 4-5 Agustus 2019 kemarin merupakan sebuah musibah.
Pihaknya pun menjadikan insiden tersebut sebagai prioritas paling utama mengingat Presiden Joko Widodo telah memberikan perhatian khusus.

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin dengan berbagai upaya untuk menjaga supaya persoalan kejadian seperti kemarin tidak terulang," tutur Sripeni.

Sebelumnya, gangguan listrik mengakibatkan pemadaman di Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah pada Minggu dan Senin, 4-5 Agustus kemarin.
PLN menjelaskan listrik mati karena ada gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV. Hal ini mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan.

Akibatnya, seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa mengalami gangguan (trip). Aliran listrik kemudian padam di wilayah Jabodetabek, termasuk Banten, serta sebagian Jawa Barat dan Jawa Tengah.

[Gambas:Video CNN] (mts/osc)