Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan Ansori mengatakan, pemadaman di kawasan tersebut dilakukan hingga pukul 21.00. Namun sejak api semakin meluas pada Senin, (5/8), petugas baru bisa berhasil memadamkan 10 hektare dari total 139 hektare yang terbakar.
Ansori mengatakan, BPBD mengerahkan 4 helikopter membantu pemadaman yang dilakukan tim darat di lokasi kebakaran. Sebanyak 292 kali water bombing dilakukan oleh tim udara namun upaya tersebut pun tidak berhasil memadamkan seluruh api.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya mengungkapkan, kebakaran tersebut menyebar hingga ke 5 desa di 2 kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir. Sebanyak 2 desa di Kecamatan Pemulutan Barat yang terdampak karhutla yakni Desa Arisan Jaya dan Talang Pangeran Ulu serta 3 desa di Kecamatan Indralaya Utara yakni Desa Pulau Semambu, Palem Raya, dan Sungai Rambutan. Lahan yang terbakar merupakan gambut bervegetasi gurun dan semak belukar dengan kedalaman 5 sentimeter.
Dirinya mengatakan, api masih mengepung jalan tol di sisi kanan dan kiri. Jarak terdekat dari jalan tol ke api yang masih membara mencapai 2 kilometer. Hal tersebut, dikatakannya, tidak akan mengganggu operasional tol.
"Kepulan asap sangat tinggi, kalau dibiarkan bisa mengganggu penerbangan. Satgas Karhutla saat ini fokus pemadamannya terlebih dahulu. Untuk jalan tol operasionalnya tidak terganggu oleh asap. Tapi kita siagakan Polantas seandainya asap semakin pekat dan mengurangi jarak pandang di jalan tol," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (idz/ain)