Ahok Mengaku Sempat Bersalaman dengan Prabowo di Kongres PDIP

CNN Indonesia | Kamis, 08/08/2019 16:12 WIB
Ahok hadir di Kongres V PDIP sebagai salah satu kader partai banteng. Sebelum jadi kader PDIP, Ahok adalah kader Partai Gerindra. Ahok hadir di Kongres V PDIP di Bali. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok mengaku senang datang ke Kongres V PDIP di Bali, Rabu (9/8).

Ahok juga mengaku senang bisa bertemu dengan kolega lamanya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang datang sebagai undangan.

"Saya sempat salaman dengan beliau (Prabowo) dan senang," kata Ahok di lokasi Kongres di kawasan Sanur.


Kongres V PDIP di Bali dibuka hari ini dan ditutup pada Minggu (11/8).

Ahok juga mengaku rasa patriotismenya terlecut saat video pidato Soekarno diputar di awal kongres. Begitu pula dengan pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Menurutnya pidato itu melambangkan PDIP punya ideologi yang jelas. Ahok menyatakan ia tak salah memilih untuk menjadi kader PDIP.

"Dan saya memilih partai yang kita tidak mau tawar-menawar. Jadi republik ini nasionalis, saya kira rasa itu seperti itu. Pidato Ibu luar biasa, membangkitkan semangat kita," ujar Ahok.

Sebelum jadi kader PDIP, Ahok adalah kader Gerindra. Ia diusung oleh Gerindra dan PDIP di Pilkada DKI Jakarta 2012. Saat itu ia menjadi calon wakil gubernur berpasangan dengan Joko Widodo dan menang.

Ia kemudian jadi Gubernur setelah Jokowi mundur karena terpilih jadi Presiden. Saat jadi Gubernur, Ahok keluar dari Gerindra.

Ahok  kemudian jadi kader PDIP usai keluar dari penjara untuk menjalani masa hukuman kasus penodaan agama. Ahok memang dekat dengan PDIP. Wakilnya di Pilkada DKI Jakarta 2017, Djarot Saiful Hidayat juga kader partai banteng.
[Gambas:Video CNN][Gambas:Video CNN]

(dhf/sur)