Anies Kirim Tim Pendata Daerah Rawan Kebakaran Akibat Listrik

CNN Indonesia | Senin, 12/08/2019 16:10 WIB
Anies Kirim Tim Pendata Daerah Rawan Kebakaran Akibat Listrik Kebakaran ruko di daerah Cipayung,Jakarta Timur, Jumat (9/8). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mulai mendata kawasan yang rawan terbakar di Jakarta, terutama terkait dengan masalah sambungan listrik.

Hal ini diungkapkannya menyusul kebakaran yang baru-baru ini kembali terjadi di kawasan Jakarta, Timur.

"Jadi tim dari pemerintah sampai ke kelurahan itu me-review kampung-kampung, lalu kampung itu akan mendapatkan tanda," kata Anies di IRTI Monas, Jakarta, Senin (12/8).


Jika ditemukan kampung yang teridentifikasi rawan kebakaran karena aliran listrik, Anies mengatakan pihaknya akan segera membereskan aliran jaringan tersebut. Setelah diidentifikasi, kawasan yang rawan terbakar akan diberikan tanda khusus.

Tanda ini diharapkan menjadi tingkat kewaspadaan bagi Kelurahan setempat terutama bagi masyarakat sekitar.

"Kampung yang di sana ditemukan ada seliweran kabel-kabel yang tidak sesuai ketentuan berpotensi menghasilkan hubungan pendek, di situ kampungnya diberi tanda dan harus diperbaiki. Setelah mereka koreksi baru tanda itu bisa dicopot," jelas Anies.

Dalam proses preventif ini, kata Anies, yang utama ialah edukasi kepada masyarakat bahwa kawasannya punya resiko untuk terbakar. Dengan tanda itu diharapkan para warga yang tinggal dengan sistem sewa juga bisa mendesak pemilik lahan untuk turut peduli dengan aliran listrik di sekitarnya.

"Jadi kalau Anda melihat sebuah rumah nanti diberi stiker, tulisannya tempat ini berisiko kebakaran. Maka masyarakat di sana pun akan mendorong pada pemilik lahan itu atau tempat itu untuk mengkoreksi, karena kalau ada kebakaran kan enggak pilih-pilih," beber dia.

Sebelumnya, sejumlah lokasi terbakar di Jakarta beberapa waku terakhir. Di antaranya adalah Kemang, Bukit Duri, hingga Ciracas.

[Gambas:Video CNN] (CTR/arh)