"Sudah saya bilang tidak usah ditanggapi. Saya senyum saja, itu urusan masa lalu, urusan militer. Sudah ya," kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (13/8).
Wiranto langsung tutup mulut terkait gugatan mantan kepala staf komando cadangan strategis angkatan darat itu. Ia tak mau menanggapi lebih jauh meski dirinya digugat hampir Rp1 triliun soal pembentukan Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa atau dikenal Pam Swakarsa pada 1998 lalu itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pam Swakarsa adalah kelompok sipil yang dipersenjatai. Dibentuk pada 1998 silam.
Gugatan Kivlan terhadap Wiranto diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, dengan nomor perkara 354/Pdt.G/2019/PN Jkt.Tim. Sidang pertama rencananya digelar pada Kamis (15/8) pukul 09.00 WIB di PN Jakarta Timur.
ilustrasi kerusuhan Mei 1998 silam. Foto: (REUTERS/Stringer) |
Selanjutnya, Kivlan menuntut agar Wiranto sebagai pihak yang memberikan penugasan PAM SWAKARSA, dihukum membayar seluruh biaya dan kerugian yang dialami.
Kerugian mencakup kerugian materil dan imateril. Dalam kerugian materil, Kivlan mengajukan nominal kerugian sebesar Rp8 miliar karena telah menanggung biaya operasional Pam Swakarsa dengan mencari pinjaman, menjual rumah dan mobil
"Menyewa rumah karena telah menjualnya sampai dengan mendapatkan rumah lagi pada tahun 2018 dari bantuan Jenderal Gatot Nurmantyo," demikian petitum kerugian materil Kivlan.
Sementara dalam kerugian imateril, yaitu menanggung malu karena utang Rp100 miliar. Selain itu, Kivlan juga mengaku tidak mendapatkan jabatan yang dijanjikan oleh Wiranto setelah membentuk dan mengoperasionalkan Pam Swakarsa. Untuk hal ini dia mengajukan nilai kerugian Rp100 miliar.
Kerugian imateril lain adalah tuntutan ganti rugi Rp500 miliar karena mempertaruhkan nyawa dalam Pam Swakarsa, tuntutan Rp100 miliar karena dipenjara sejak 30 Mei 2019, tuntutan kerugian Rp184 miliar karena mengalami sakit dan tekanan batin sejak bulan November 1998 sampai sekarang. Terakhir, menuntut tergugat membayar biaya perkara seluruhnya.
[Gambas:Video CNN] (bmw/fra/ugo)
ilustrasi kerusuhan Mei 1998 silam. Foto: (REUTERS/Stringer)