4.000 PNS Akan Ikut Upacara HUT RI di Pulau Reklamasi

CNN Indonesia | Rabu, 14/08/2019 15:56 WIB
4.000 PNS Akan Ikut Upacara HUT RI di Pulau Reklamasi Kawasan Ruko Golf Island yang terletak di Pulau Reklamasi D. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan instruksi nomor 71 dan 72 Tahun 2019 yang memerintahkan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov itu untuk mengikuti upacara HUT ke-74 RI di kawasan pulau reklamasi pada 17 Agustus 2019.

"Ada sekitar 4.000 pegawai yang ikut, karena kan semua SKPD akan hadir," kata Kepala Biro Kerjasama Daerah dan Kegiatan Luar Negeri (KDH-KLN) DKI Jakarta Mawardi saat dihubungi, Rabu (14/8).
Beberapa SKPD yang hadir, lanjut Mawardi, adalah dari Balai Kota, Dinas Teknis Jatibaru, Dinas Teknis Abdul Muis, Dinas kesehatan, Dinas PM PTSP, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Kemudian Dinas PAPP, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

"Mereka kita akan fasilitasi bus Jakarta sekitar 75 bus dengan 12 keberangkatan. Sementara tamu kita hanya mengundang Forkopimda," ungkap Mawardi.


Menurut Mawardi, tidak ada perbedaan pelaksanaan upacara HUT RI ke-74 yang digelar Pemprov DKI di kawasan reklamasi dibandingkan dengan yang digelar di tengah kota seperti di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat pada tahun lalu. Untuk mengantisipasi keadaan di lapangan, sejumlah petugas upacara akan melaksanakan geladi di kawasan reklamasi, Kamis (15/8).

"Perbedaannya hanya dari segi tempat saja. Tata cara dan pelaksanaannya sama seperti sebelumnya. Besok kita akan gladi. Nanti ada beberapa orang yang geladi. Termasuk paskibra dan teman-teman SKPD yang terlibat dalam pelaksanaan apel itu," ujar Mawardi.

Anies sengaja memilih kawasan reklamasi sebagai tempat upacara 17 Agustus sebagai bukti bahwa pulau tersebut milik Jakarta dan terbuka untuk publik. Anies menjelaskan selama ini kawasan reklamasi cenderung tertutup bagi masyarakat. Bahkan, lanjutnya kawasan itu cenderung dikuasai pihak swasta.

"Untuk menyimbolkan kepemilikannya adalah milik negara, bukan pribadi maka kita adakan upacara di sana sebagai simbol tanah air kita," kata Anies.

Tiga pulau hasil reklamasi yang telah jadi dan terbangun itu sendiri telah diubah penamaannya oleh Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Anies. Kawasan reklamasi yang semula bernama pulau C, D dan E menjadi Pantai Kita, Maju, dan Bersama.

[Gambas:Video CNN] (ctr/kid)