"ini masih didalami ada dugaan-dugaan peserta melempar bensin kepada aparat keamanan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (16/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui api yang digunakan mahasiswa untuk bakar ban pada Kamis (15/8) menyambar Aiptu Erwin anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kota Cianjur, Bripda Yudi Muslim dan Bripda FA Simbolon dari Sabhara Polres Cianjur dan Bripda Anif, saat hendak memadamkan api. Aiptu Erwin menderita luka bakar 80 persen di sekujur tubuhnya.
Demo di Cianjur oleh mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Cianjur, di depan Pendopo Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8), diwarnai insiden seorang polisi terbakar hidup-hidup.
Aksi demo ini menyerukan aksi serentak catatan remedial pemerintah gagal. Saat siang, polisi mencoba menghalau mahasiswa yang membakar ban dan memblokir Jalan Siliwangi yang berada di depan pintu masuk Pemkab Cianjur.
Saat anggota kepolisian berusaha melerai, massa justru semakin brutal yang mengakibatkan tiga polisi terkena luka bakar karena dilempar bensin.
Tidak ada korban tewas dalam kejadian itu. Polisi telah memeriksa sedikitnya 15 orang sebagai saksi.
[Gambas:Video CNN] (gst/wis)