Lenis Kogoya Akan Ajak Jokowi ke Tanah Papua Usai Kerusuhan

CNN Indonesia | Selasa, 20/08/2019 12:09 WIB
Lenis Kogoya Akan Ajak Jokowi ke Tanah Papua Usai Kerusuhan Ketua Lembaga Masyarakat Adat Tanah Papua Lenis Kogoya. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Staf Khusus Presiden Kelompok Kerja Papua, Lenis Kogoya mengatakan bakal mengajak Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali ke Papua dan Papua Barat, usia insiden dugaan rasisme yang berbuntut aksi protes di Manokwari, Jayapura, hingga Sorong, Senin (19/8).

Hal itu disampaikan Lenis usai dipanggil Jokowi, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (20/8).

"Mungkin dalam waktu tidak terlalu lama, kami ajak Pak Presiden ke Papua lagi, untuk berdialog, untuk berdiskusi dengan masyarakat Papua. Mungkin Papua dan Papua Barat, mungkin dari tokoh adat, atau pemerintah," kata dia.


Di sisi lain, kata Lenis, Jokowi juga perlu mendengar harapan masyarakat Papua dan Papua Barat pada pemerintahan lima tahun mendatang. Di Papua dan Papua Barat diketahui Jokowi menang saat Pilpres 2019.
Menurutnya, kemungkinan Jokowi akan terbang ke Bumi Cendrawasih itu pada akhir bulan ini. "Supaya presiden ketemu langsung dengan masyarakat Papua dan Papua Barat," ujarnya.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Tanah Papua itu menyatakan dirinya akan bertemu terlebih dahulu dengan para pemimpin adat, tokoh pemuda, dan mama-mama untuk berdialog. Setelah itu, kata Lenis, mereka akan bertemu dengan Jokowi.

"Jadi aspirasi masyarakat kan menyampaikan untuk pembangunan masa depan seperti apa. itu," kata dia.
Bertemu Khofifah

Usai bertemu Jokowi, Lenis mengaku akan langsung terbang siang ini ke Surabaya, Jawa Timur. Ia akan bertemu Gubernur Jawa Timur membahas masalah yang dihadapi mahasiswa Papua di Kota Pahlawan itu beberapa waktu lalu.

"Hari ini mungkin jam satu saya akan terbang ke Surabaya, mungkin agak sore, kami akan (melakukan) pertemuan untuk Gubernur Jawa Timur," ujarnya.

Lenis mengaku sudah menyampaikan strategi khusus untuk menangani masalah di Papua, khususnya masalah mahasiswa Papua yang ada di sejumlah daerah.

Menurut Lenis keberadaan asrama, pola hidup, dan pendidikan mereka harus benar-benar diperhatikan. "Jadi kejadian ini tidak terulang lagi ke depan. ini saya laporkan pada Pak Presiden," tutur dia.
[Gambas:Video CNN] (fra/ain)