Sandiaga Usulkan Referendum Rencana Pemindahan Ibu Kota

CNN Indonesia | Kamis, 22/08/2019 13:37 WIB
Sandiaga Usulkan Referendum Rencana Pemindahan Ibu Kota Sandiaga Uno mengusulkan referendum terkait wacana pemindahan ibu kota, apakah seluruh warga negara Indonesia setuju dengan rencana tersebut. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengusulkan referendum terkait rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan. Menurutnya, masyarakat harus dilibatkan karena banyak pertimbangan yang harus dikaji sebelum memindahkan ibu kota.

"Karena ini sangat strategis, buat referendum. Sampaikan ke seluruh warga Indonesia, setuju enggak pindahkan ibu kota? Sehingga kita jadi bagian pengambilan keputusan tersebut," ujar Sandi dalam diskusi grup Instruktur Nasional PAN di Gedung Joang '45, Jakarta, Kamis (22/8).


Sandi menilai rencana pemindahan ibu kota saat ini bukan prioritas bagi pemerintah. Ia mengatakan banyak hal lain yang harus diperhatikan seperti persoalan ekonomi dan kesejahteraan.


"Apakah ini prioritas atau bukan? Bukan, berarti taruh dulu di samping. Jangan dulu dibicarakan untuk menyita perhatian publik karena masih banyak masalah lainnya. Prioritas perjuangkan ekonomi dan kesejahteraan," ucap Sandi.

Terlebih, lanjutnya, dalam nota keuangan RAPBN 2020 belum ada poin anggaran belanja yang terkait langsung dengan rencana pemindahan ibu kota. Oleh karena itu, menurutnya, masyarakat tak perlu pusing memikirkan terkait rencana tersebut.


"Santai aja bro, ini belum dianggarin. Kita sekarang bantu pemikirannya, belum dianggarin sama sekali, buat apa kita repot. Persiapan harus matang, pembiayaan seperti apa, lapangan kerja, bagaimana ekonomi emak-emak, bagaimana analisisnya," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan lokasi ibu kota baru telah mengerucut ke salah satu provinsi di Kalimantan. Pilihannya antara lain Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

Rencana ini juga disampaikan Jokowi dalam pidato Sidang Tahunan DPD-DPR RI 16 Agustus lalu. Di hadapan anggota dewan, Jokowi meminta restu parlemen agar ibu kota Indonesia dapat pindah dari Pulau Jawa ke Kalimantan.

Belakangan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil memastikan lokasi ibu kota baru akan berada di Provinsi Kalimantan Timur. Meski begitu, pemerintah masih menutup rapat informasi terkait kawasan yang benar-benar akan menjadi ibu kota pengganti DKI Jakarta.

[Gambas:Video CNN] (psp/pmg)