Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan, sebanyak lebih dari 20 saksi tersebut di antaranya berasal dari kalangan masyarakat, pihak internal Perusahaan Listrik Negara (PLN), serta sejumlah saksi ahli.
"Lebih dari 20 orang saksi dimintai keterangan. [Mereka] campuran dari masyarakat sekitar, ada dari PLN, dan lakukan kajian berbagai macam data dan teknologi," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri juga tengah menyelidiki tentang kemungkinan terjadinya illegal access dalam insiden tersebut.
Sebagaimana diketahui, PLN telah menjelaskan bahwa pemadaman listrik terjadi karena adanya gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV. Hal ini mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan.
[Gambas:Video CNN] (gst/asr)