Polisi Selidiki Kasus Pencurian Kotak Amal Viral di Medsos

CNN Indonesia | Kamis, 29/08/2019 14:08 WIB
Polisi Selidiki Kasus Pencurian Kotak Amal Viral di Medsos Ilustrasi kotak amal masjid. (Istockphoto/traveler1116)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi masih menyelidiki kasus pencurian kotak amal di Masjid Mahalul Ghufron, Ciganjur, Jakarta Selatan. Pencurian itu viral di media sosial.

"Iya sedang diselidiki," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Harsono saat dikonfirmasi, Kamis (29/8).

Harsono mengatakan, awalnya pihak pengurus masjid tidak membuat laporan ke pihak kepolisian. Atas dasar itu, pihak kepolisian mendatangi pengurus masjid sehingga laporan baru dibuat kemarin. Padahal aksi pencurian itu terjadi pada Selasa (27/8) sekitar pukul 13.20 WIB.


"Pelapor awalnya enggak bikin laporan, kita jemput pelapornya, baru kemarin buat laporan," ujarnya.
Dari rekaman CCTV, diketahui aksi pencurian itu dilakukan oleh dua orang. Namun, pihak kepolisian masih bakal mendalaminya lebih lanjut.
Untuk kerugian akibat aksi pencurian itu, kata Harsono, jumlah belum diketahui jumlahnya.

"Kan belum dibuka dari hari Jumat. Jadi dia enggak tahu isinya berapa, jumlah jemaah, zuhur, magrib, isya kadang kadang kan orang enggak ngisi," tutur Harsono.

Namun yang menarik, lanjut Harsono, satu jam setelah kotak amal itu dicuri, kotak itu kemudian dikembalikan ke tempat semula. Saat ini, kepolisian sudah memeriksa satu orang saksi untul mengusut kasus pencurian kotak amal tersebut.
"Pengurus masjid sudah diperiksa," ucap Harsono.

Aksi pencurian kotak amal masjid tersebut terekam oleh kamera CCTV. Rekaman itu tersebar di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @lampuhijauofficial.

"Tolong viralkan pencurian kotak amal di masjid Mahalul Ghufron, Warung Silah, Ciganjur, Jaksel. Selasa siang jam 13.30 wib, 27 Agustus 2019," tulis unggahan tersebut.
[Gambas:Video CNN] (dis/ain)