Masih dalam rekaman CCTV kotak amal setinggi lutut orang dewasa itu diangkut mereka berdua ke dalam mobil pelaku. Pengurus masjid memprediksi isi uang dalam kotak sekitar Rp400ribu, berdasarkan jumlah yang dicatat tiap kotak amal dihitung tengah pekan.
Penjaga masjid Zaenuddin (48), menyebut pencuri membawa kotak amal masjid sekitar pukul 13.30 WIB. Dia mengakui saat itu tak ada satu orang pun dalam masjid karena para marbut sedang ada urusan ke luar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Murtamah mengaku melihat dua orang yang dicurigai tersebut datang menggunakan mobil hitam. Saat itu, Murtamah duduk di bagian belakang masjid. Murtamah sedikit curiga ketika pelaku perempuan masuk dan duduk di dalam masjid.
Masjid Jami Mahalul Ghufron, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang kotak amalnya dicuri. (CNN Indonesia/Aria Ananda) |
"Yang pria menunggu di depan masjid sambil membersihkan mobil, pakai lap," kata Murtamah, ketika berbincang dengan CNNIndonesia.com, di lokasi, Kamis (29/8).
"Saya kasih unjuk lokasinya," kata Murtamah.
"Pas saya lihat lagi, eh tahu-tahu dia hilang, saya liat kotak amalnya juga udah hilang," kata Murtamah.
Polisi saat ini masih menyelidiki kasus pencurian kotak amal tersebut.
"Iya sedang diselidiki," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Harsono saat dikonfirmasi, Kamis (29/8).
Harsono mengatakan, awalnya pihak pengurus masjid tidak membuat laporan ke pihak kepolisian. Atas dasar itu, pihak kepolisian mendatangi pengurus masjid sehingga laporan baru dibuat kemarin.
"Pelapor awalnya enggak bikin laporan, kita jemput pelapornya, baru kemarin buat laporan," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (ary/ain)
