Pencuri Kotak Amal Masjid di Ciganjur Pura-pura Tanya Toilet

CNN Indonesia | Kamis, 29/08/2019 17:50 WIB
Pencuri Kotak Amal Masjid di Ciganjur Pura-pura Tanya Toilet Kotak Amal Masjid Jami Mahalul Ghufron, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan dibawa kabur oleh seorang pria dan wanita berkerudung pada Selasa (27/8) lalu. (CNN Indonesia/Aria Ananda)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kotak amal milik jemaah raib dari Masjid Mahalul Ghufron, Ciganjur, Jakarta Selatan, Selasa (27/8) dicuri. Dugaan kuat pelaku mengarah ke dua orang yang terekam CCTV masjid. Satu perempuan dan satu lagi laki-laki.

Masih dalam rekaman CCTV kotak amal setinggi lutut orang dewasa itu diangkut mereka berdua ke dalam mobil pelaku. Pengurus masjid memprediksi isi uang dalam kotak sekitar Rp400ribu, berdasarkan jumlah yang dicatat tiap kotak amal dihitung tengah pekan.

Penjaga masjid Zaenuddin (48), menyebut pencuri membawa kotak amal masjid sekitar pukul 13.30 WIB. Dia mengakui saat itu tak ada satu orang pun dalam masjid karena para marbut sedang ada urusan ke luar.


Zaenuddin pun mengaku hanya Murtamah (80), seorang warga yang ada tak jauh dari masjid ketika upaya pencurian berlangsung. Murtamah adalah mertua dari penjaga masjid yang lain, Hendra.
"Hanya ada Mak Murtamah, ibu mertua Hendra, salah satu penjaga yang memang tinggal di belakang masjid," Kata Zaenuddin saat diwawancarai di Masjid, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (29/8).

Sementara Murtamah mengaku melihat dua orang yang dicurigai tersebut datang menggunakan mobil hitam. Saat itu, Murtamah duduk di bagian belakang masjid. Murtamah sedikit curiga ketika pelaku perempuan masuk dan duduk di dalam masjid.
Saksi: Tanya Toilet Masjid, Lalu Hilang Bersama Kotak AmalMasjid Jami Mahalul Ghufron, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang kotak amalnya dicuri. (CNN Indonesia/Aria Ananda)

"Yang pria menunggu di depan masjid sambil membersihkan mobil, pakai lap," kata Murtamah, ketika berbincang dengan CNNIndonesia.com, di lokasi, Kamis (29/8).

Murtamah pun memutuskan untuk menghampiri perempuan tersebut. Kepada Murtamah, sang perempuan yang saat itu mengenakan kerudung hitam dan baju merah muda malah menanyakan letak kamar mandi masjid.

"Saya kasih unjuk lokasinya," kata Murtamah.
Namun tak lama kemudian tiba-tiba perempuan tersebut hilang bersama kotak amal masjid. Murtamah menduga perempuan tersebut membawa kotak amal masjid saat ia lengah.

"Pas saya lihat lagi, eh tahu-tahu dia hilang, saya liat kotak amalnya juga udah hilang," kata Murtamah.

Polisi saat ini masih menyelidiki kasus pencurian kotak amal tersebut.

"Iya sedang diselidiki," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Harsono saat dikonfirmasi, Kamis (29/8).

Harsono mengatakan, awalnya pihak pengurus masjid tidak membuat laporan ke pihak kepolisian. Atas dasar itu, pihak kepolisian mendatangi pengurus masjid sehingga laporan baru dibuat kemarin.

"Pelapor awalnya enggak bikin laporan, kita jemput pelapornya, baru kemarin buat laporan," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (ary/ain)