Polisi Selidiki Pelecehan Seksual Jalanan di Tangerang

CNN Indonesia | Sabtu, 31/08/2019 05:38 WIB
Polisi Selidiki Pelecehan Seksual Jalanan di Tangerang Ilustrasi pelecehan seksual (Istockphoto/Markgoddard)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polres Tangerang tengah menyelidiki kasus pelecehan seksual yang terjadi di Kota Tangerang. Kejadian itu diunggah oleh akun Instagram @infotangerang.id pada Kamis kemarin (29/8).

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Dicky Ario Yustisianto mengatakan korban dalam kasus tersebut telah membuat laporan. Karenanya, proses penyelidikan tengah berjalan.

"Jadi korban sendiri sudah melaporkan ke polisi dan sedang kita lakukan penyelidikan," kata Dicky saat dikonfirmasi, Jumat (30/8).


Dicky belum mau menjelaskan kasus tersebut secara rinci. Ia hanya menyebut bahwa tak ada barang-barang korban yang diambil oleh pelaku saat melakukan aksinya.

"Tidak ada barang korban diambil pelaku," ujar Dicky.
Dalam unggahan akun instagram @infotangerang.id disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di Perum Bugel Indah Estate, Cimone. Video berdurasi 18 detik dan sudah menjadi perbincangan warganet.

Dalam unggahan video itu, terlihat korban tengah berjalan kaki dan dihampiri oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor berwarna putih.
[Gambas:Instagram]
Pelaku yang terlihat mengenakan jaket berwarna hitam dan menggunakan helm itu turun dari motor. Pelaku kemudian melakukan aksi pelecehan seksual dengan memegang dada korban.

Tak berdaya, korban sampai terjatuh ketika pelaku melakukan aksinya. Setelah itu, pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motornya.
Kasus serupa bukan kali ini saja terjadi.

Sebelumnya juga sempat terjadi pelecehan seksual di bilangan Bintaro, Tangerang Selatan pada awal Agustus lalu. Kejadian itu juga terekam video dan beredar di media sosial hingga viral

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan AKP Muharam Wibison mengatakan pihaknya masih memburu pelaku. Menurutnya, pelaku sehari-hari bekerja sebagai juru parkir.

Kapolres Metro Tangerang Selatan AKBP Ferdy Irawan mengatakan pelaku kabur ke luar kota lantaran merasa dicari oleh pihak kepolisian. Ferdy memastikan pihaknya akan terus memantau keberadaan pelaku. Ia juga menegaskan pengejaran terhadap pelaku akan terus dilakukan.

"Sekarang karena dia merasa dicari, kemarin heboh beritanya di media kemungkinan dia di luar kota," kata Ferdy saat dikonfirmasi, Selasa (20/9).

 "Tersangka tetap kita cari, tetap dipantau," ujarnya. 
[Gambas:Video CNN] (dis/bmw)