Lewat Sebulan, Kasus Rumah Wartawan Aceh Dibakar Belum Jelas

CNN Indonesia | Minggu, 01/09/2019 00:25 WIB
Lewat Sebulan, Kasus Rumah Wartawan Aceh Dibakar Belum Jelas Rumah wartawan Serambi Indonesia, Asnawi Luwi, diduga dibakar oleh orang tak dikenal di Aceh Tenggara, Aceh. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang wartawan, Asnawi Luwi berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus diduga teror pembakaran rumah miliknya di Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh yang terjadi 30 Juli 2019.

"Sudah lebih 33 hari kasus ini terjadi, sampai sekarang belum terlihat tanda-tanda kasus ini segera terungkap. Saya sangat kecewa," kata Asnawi Luwi, Sabtu (31/8) seperti dilansir Antara.

Asnawi adalah wartawan Harian Serambi Indonesia terbitan Banda Aceh.


Dalam kasus tersebut, ia mengaku bersama sejumlah saksi sudah memberikan keterangan yang sejelas-jelasnya kepada penyidik di Polres Aceh Tenggara. Namun pihak yang dicurigai terlibat dalam kasus tersebut sampai saat ini belum bisa diungkap polisi.

Dia mengaku heran atas musibah teror yang dialami sehingga menyebabkan dirinya, anak dan istri trauma berat.

Untuk itu, ia berharap polisi segera menjelaskan persoalan tersebut kepada publik sehingga masyarakat dapat mengetahui proses penyelidikan yang dilakukan agar menjadi jelas.

"Saya masih percaya bahwa Polri dapat mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya," kata Asnawi.

Sementara itu, agar kondisi dan keamanan ia dan keluarganya terjamin, Asnawi pindah tugas ke Kota Banda Aceh.

Sebelumnya, Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rahmad Hardeny Yanto Eko Sahputro mengatakan, Polda Aceh bersama polisi di wilayah tersebut telah melakukan penyelidikan soal pembakaran rumah milik Asnawi Luwi. Rumah itu berada di Desa Lawe Loning, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Selasa (30/7) dini hari.

"Kami belum bisa menyimpulkan," kata Rahmad.

Guna memudahkan penyelidikan, pihaknya sudah mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi dan memeriksa sebanyak enam saksi yang pertama sekali melihat kejadian tersebut.

Pihaknya juga sudah meminta bantuan ke Tim Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara agar turun ke Aceh Tenggara untuk melakukan penyelidikan terkait kasus pembakaran rumah milik wartawan di daerah itu.

[Gambas:Video CNN] (Antara/kid)