"(Presiden) banyak tamu. Yang lalu juga bukan beliau. Beliau mengatakan silakan pansel (yang menyampaikan)," kata Yenti di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/9).
Yenti menyebut Jokowi sudah memberikan persetujuan untuk Pansel Capim KPK mengumumkan 10 nama yang terpilih. Ia mengatakan mantan wali kota Solo itu memberikan kepercayaan penuh kepada Pansel Capim KPK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata egga ada istilah koreksi. Sudah sesuai. Kita memang kepanjangan tangan presiden, ini lah hasilnya," tuturnya.
Mereka adalah Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Kapolda Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Firli Bahuri, auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) I Nyoman Wara, Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung Johanis Tanak
Selanjutnya dosen Nurul Ghufron, Asisten Deputi Bidang Ekonomi Makro, Penanaman Modal, dan Badan Usaha pada Kedeputian Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet (Setkab) Roby Arya Brata, serta PNS Kementerian Keuangan Sigit Danang Joyo.
Komposisi sepuluh nama itu berasal dari satu KPK, satu polisi, satu jaksa, satu auditor, satu advokat, dua dosen, satu hakim, dua pegawai negeri sipil (PNS).
[Gambas:Video CNN] (fra/ugo)