JK Akui Ada Pihak Asing yang Terlibat Rusuh Papua

CNN Indonesia | Rabu, 04/09/2019 15:47 WIB
Wapres Jusuf Kalla mengakui ada keterlibatan pihak asing dalam kerusuhan di Papua dan Papua Barat, meski itu bukan merujuk pada negara tertentu. Wakil Presiden Jusuf Kala menyebut pihak asing yang terlibat dalam aksi di Papua adalah WN Australia dan Benny Wenda. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui ada keterlibatan pihak asing dalam kerusuhan yang terjadi di sejumlah wilayah Papua dan Papua Barat. Namun ia menegaskan keterlibatan itu tak merujuk pada negara tertentu.

"Asing mungkin iya. Bukan negara. Bedakan asing dan negara," ujar JK di kantor wakil presiden, Jakarta, Rabu (4/9).

JK menyebut salah satunya adalah keberadaan empat warga negara Australia yang dideportasi lantaran mengikuti unjuk rasa orang asli Papua (OAP) menuntut kemerdekaan Papua di depan Kantor Wali Kota Sorong beberapa waktu lalu.


Namun, Imigrasi Sorong menyatakan empat orang tersebut ditipu oleh warga lokal yang mengatakan bahwa kerusuhan itu merupakan festival budaya.

Selain itu, lanjut JK, ada pula aktivis Papua Merdeka Benny Wenda yang diduga terlibat dalam sejumlah kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

"Benny Wenda di Inggris itu memberi instruksi atau apa, dia kan bukan warga Indonesia tapi sudah warga Inggris. Orang asing juga berarti itu campur tangan [asing]," katanya.

Dugaan keterlibatan pihak asing ini sebelumnya disampaikan pihak kepolisian. Kepala Divisi Humas Polri Irjen M Iqbal menyebut ada pihak asing yang diduga terlibat dalam upaya provokasi di kerusuhan Papua dan Papua Barat. Namun ia tak mengungkapkan siapa dan dari negara mana pihak asing yang terlibat itu.

Sementara Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi Papua yang semakin panas tak terlepas dari kegusaran kelompok poros politik dan bersenjata.

Ia menyebut kelompok yang memperjuangkan Papua merdeka itu cemas dengan pembangunan yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo di Bumi Cenderawasih.

[Gambas:Video CNN] (psp/arh)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK