Mengutip Antara, Kamis (5/9), Kepala Ex-Officio Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar mengatakan musim kering atau kemarau akan berlangsung hingga Oktober 2019.
Kata dia, henam titik panas yang terpantau di wilayah Penajam Paser Utara tersebar di Kecamatan Penajam, Waru, Babulu dan Sepaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Tohar, pencegahan atau antisipasi terhadap kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Penajam Paser Utara sangat penting dilakukan secara serentak.
Seluruh pejabat kewilayahan mulai camat, lurah, kepala desa hingga ketua RT diinstruksikan memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media, termasuk di kantor kewilayahan dan tempat-tempat ibadah.
"Ada dua esensi yang perlu ditindaklanjuti , yakni upaya antisipasi dan tindakan penanganan bencana yang dilakukan secara bersama-sama," jelas Tohar.
Setiap perusahaan diminta jangan hanya melindungi wilayahnya saja, tetapi juga harus berpartisipasi membantu melindungi masyarakat sekitar saat terjadi bencana.
[Gambas:Video CNN] (antara/ugo)