"Saya tidak berprediksi bahwa Somad itu menyatakan bahwa ketika menonton film korea, maka siapapun yang menonton itu cenderung kepada kafir. Saya kira enggak, mungkin tidak begitu kalimatnya," kata Yusnar saat ditemui di Cikini, Jakarta, Selasa (10/9).
Yusnar enggan berkomentar lebih lanjut. Sebab ia ingin mengkaji secara mendalam terlebih dahulu pernyataan Somad tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa hukumnya menggemari, menyukai film Korea?" ucap Somad membaca pertanyaan di secarik kertas. Pertanyaan itu sempat mengundang tawa jemaat lainnya.
"Orang Korea ini kafir, tak bersunat, tak mandi wajib, berzina kerjanya. Jangan suka kepada orang kafir," tutur Somad.
Video itu banyak disebarkan dan diduplikasi ke berbagai media sosial. Namun sebenarnya video itu telah diunggah di Youtube sejak satu tahun lalu, tepatnya 11 Juli 2018.
[Gambas:Youtube]
[Gambas:Video CNN] (dhf/osc)