Sidang Pidana, Kivlan Zen Cabut Empat Gugatan Praperadilan

CNN Indonesia | Kamis, 12/09/2019 05:20 WIB
Sidang Pidana, Kivlan Zen Cabut Empat Gugatan Praperadilan Kivlan Zen (ANTARA FOTO/Reno Esnir)
Jakarta, CNN Indonesia -- Terdakwa Kivlan Zen mencabut empat gugatan praperadilan yang dilakukannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (11/9). Pencabutan itu dilakukan karena kasus Kivlan sudah masuk ke sidang pidana yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Perkara empat praperadilan Kivlan memiliki nomor 96, 97, 98, dan 99. Untuk Sidang praperadilan nomor 99 dipimpin oleh Hakim Tunggal Krisnugroho di ruang sidang 3.

Untuk perkara nomor 96-98 sidang dipimpin oleh Hakim Tunggal Joko Indarto. Sidang juga dihadiri oleh tim kuasa hukum Polda Metro Jaya selaku termohon.

Hakim Krisnugroho menanyakan kepada kuasa hukum Polda Metro Jaya jika telah mendapatkan surat pencabutan gugatan dari kuasa hukum Kivlan. Seharusnya agenda praperadilan hari ini adalah pembuktian dari termohon.

"Intinya mengajukan permohonan pencabutan praperadilan dengan alasan karena perkara pidana pokoknya sudah berlangsung kemarin tanggal 10 September di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," ujarnya di ruang sidang.

Pihak Polda Metro Jaya pun tidak keberatan dengan pencabutan gugatan praperadilan tersebut.

"Mengabulkan permohonan pencabutan tangg 10 september 2019. Memerintahkan panitera mencoret perkara praperadilan," tutur Hakim Krisnugroho.

Hal serupa pun diucapkan oleh Hakim Joko di ruang sidang dua. Pihak Polda Metro Jaya juga tidak keberatan dengan pencabutan praperadilan itu.

Diketahui PN Jaksel telah dua kali menolak praperadilan yang dilakukan Kivlan. Gugatan yang dilakukan Kivlan disebut hakim tidak terbukti.

Usai praperadilan pertamanya yang diwakilkan oleh kuasa hukumnya Kivlan, Tonin Tachta Singarimbun ditolak hakim, tim kuasa hukum pun melayangkan kembali gugatan praperadilan ke PN Jaksel.

Gugatan praperadilan yang kedua itu dilakukan oleh istri Kivlan, Dwitularsih Sukowati. Selain itu tim kuasa hukum pun memecah empat gugatan supaya disidangkan sendiri-sendiri di PN Jaksel.

Keempat gugatan itu berkaitan dengan penetapan tersangka, penangkapan, penahanan, dan penyitaan.

Pada praperadilan pertama dan kedua, pihak kepolisian pun disebut hakim telah melakukan prosedur penangkapan hingga penahanan sesuai dengan hukum.

Sementara itu Kivlan juga telah menjalani sidang pidana dan telah mendapatkan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (10/9).

[Gambas:Video CNN]


(gst/eks)