Habibie Sempat Pesan Prangko Perjalanan 8 Windu Cinta Ainun

CNN Indonesia | Kamis, 12/09/2019 14:44 WIB
Habibie Sempat Pesan Prangko Perjalanan 8 Windu Cinta Ainun BJ Habibie dan sang istri Hasri Ainun Habibie di masa silam (REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pos Indonesia membuat Prangko Identitas Milik Anda (Prisma) bertema perjalanan cinta Bacharuddin Jusuf Habibie dan Hasri Ainun Habibie. Prangko itu dibuat atas permintaan Habibie sejak dua tahun yang lalu.

"Ide ini muncul dua tahun yang lalu. Jadi dari pihak keluarga Pak Habibie, di samping mengabadikan cinta beliau ke Bu Ainun dalam bentuk film, tapi juga ada juga dalam bentuk prangko Prisma seperti ini," kata Kepala Regional IV PT Pos Indonesia Onni Hadiono di kediaman Habibie, Jakarta Selatan, Kamis (12/9).

Keluarga Habibie, lanjut Oni, memesan 100 ribu prangko Prisma. Dalam prangko itu berisi perjalanan cintanya dengan mendiang Ainun.


Sedikitnya ada 5 ribu foto yang dikirim Habibie untuk dijadikan Prangko. Rencananya akan dibuat menjadi prangko dengan delapan seri. Namun, saat ini baru ada satu seri yang telah resmi selesai.

"Hari ini PT Pos Indonesia harusnya menyerahkan prangko pesanan Bapak Habibie, prangko Prisma yang berisi perjalanan delapan windu Bapak Habibie dan Ibu Ainun dalam bentuk prangko prisma," kata Onni.
Prangko yang telah dibuat akan diserahkan kepada keluarga Habibie. Onni tak bisa memastikan apakah masyarakat bisa membeli prangko tersebut atau tidak.

"Dan hari ini sebenarnya kami janji untuk menyerahkan kepada beliau cuma ya turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya Pak Habibie," kata dia.

"Kami serahkan pada keluarga Bapak, karena yang pesan keluarga. Jadi mungkin nanti bisa berhubungan dengan keluarga Pak Habibie, karena yang pesan Pak Habibie," lanjutnya.

Presiden Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia pada Rabu kemarin (11/9). Dia sempat dirawat di RSPAD Gatot Soebroto sejak 1 September lalu.

Habibie meninggalkan dua anak, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Sementara istrinya, yakni Hasri Ainun Besari telah meninggal dunia lebih dahulu pada 2010 di Jerman.
Pemerintah kemudian menetapkan Hari Berkabung Nasional hingga 14 September mendatang. Kantor-kantor pemerintah baik di dalam mau pun luar negeri juga diminta mengibarkan bendera setengah tiang.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, juga kepada kantor-kantor lembaga negara atau pemerintah, baik di dalam maupun luar negeri untuk mengibarkan bendera setengah tiang sampai tanggal 14 September 2019," Menteri Sekretaris Negara Pratikno, di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.

Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarat pada Kamis (12/9). Sejumlah tokoh nasional dan petinggi lembaga negara hadir dalam upacara pemakaman.

Dari mulai Susilo Bambang Yudhoyono hingga Megawati Soekarnoputri. Para menteri juga nampak hadir untuk mengikuti proses pemakaman.

Presiden Joko Widodo menjadi inspektur upacara pemakaman. BJ Habibie dimakamkan di samping mendiang istrinya, Ainun Habibie.
[Gambas:Video CNN] (tst/bmw)