FOTO: Kabut Asap Karhutla yang Makin Pekat di Riau

Antara, CNN Indonesia | Jumat, 13/09/2019 14:08 WIB

Riau, CNN Indonesia -- Berdasarkan catatan BMKG, dampak asap yang tak lepas akibat karhutla di kawasan Riau, terutama Pekanbaru telah masuk ke dalam level berbahaya.

Sejumlah pekerja mengenakan masker pelindung pernapasan saat beraktivitas di tengah kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, 11 September 2019. Pada 13 September 2019, BMKG menyatakan kualitas udara akibat asap yang tak lepas dari karhutla sudah masuk level berbahaya.  (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
Seorang warga mengenakan kostum superhero membantu petugas BPBD Riau dan TNI Kodim 0313 Kampar saat memadamkan kebakaran lahan gambut di Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, 12 September 2019. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
Sejumlah kapal terparkir di pelabuhan rakyat sungai Siak ketika kabut asap pekat dampak dari kebakaran hutan dan lahan menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, 13 September 2019. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
Seorang warga merekampapan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Pekanbaru, 10 September 2019. DLH Kota Pekanbaru menyatakan kualitas udara menurun jadi tidak sehat sehingga semua sekolah diliburkan dan warga diminta mengurangi aktivitas luar ruangan. (ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Pengendara menembus kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan di Pekanbaru, Riau, 12 September 2019. Kota Pekanbaru menjadi salah satu wilayah di Provinsi Riau yang terpapar kabut asap karhutla. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
Seorang penjual koran mengenakan masker saat berjualan di tengah asap karhutla yang makin pekat menyelimuti Kota Pekanbaru, 13 September 2019. Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sumatera menyatakan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sebagian besar daerah di Riau dalam kategori berbahaya. (ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Pengendara menembus kabut asap akibat karhutla di Pekanbaru, 13 September 2019. Konsentrasi PM 10 pukul 12.22 di angka 399,41 μgram/m3. Konsentrasi PM 10 di atas 350 μgram/m3 sudah dalam kategori berbahaya. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
Umat melaksanakan salat minta hujan (istisqa) di tengah kabut asap di halaman Kantor Gubernur Riau, di Pekanbaru, untuk meminta hujan guna mengurangi dampak kemarau panjang dan kabut asap kebakaran hutan dan lahan. (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)