Airlangga Ingin Wujudkan Mimpi Habibie, 'Sulap' ITI Jadi PTN

CNN Indonesia | Minggu, 15/09/2019 03:42 WIB
Airlangga Ingin Wujudkan Mimpi Habibie, 'Sulap' ITI Jadi PTN Presiden ketiga RI yang juga Ketua Pembina Yayasan Pengembangan Teknologi Indonesia (YPTI) BJ Habibie. YPTI adalah lembaga yang menaungi pendirian Institut Teknologi Indonesia (ITI) pada 1984. (ANTARA FOTO/pandu dewantara).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto meminta kadernya merealisasikan ambisi Presiden Ketiga sekaligus Ketua Dewan Kehormatan Golkar BJ Habibie yang belum sempat terlaksana. Ambisinya ialah menjadikan Institut Teknologi Indonesia (ITI) sebagai perguruan tinggi negeri.

Menurutnya, hal itu dapat diwujudkan melalui pembahasan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ia meminta kadernya, Anggota Komisi X Ferdiansyah untuk mulai menginisiasi pembahasan tersebut, sesuai keinginan almarhum Habibie, sang Bapak Teknologi.

"Saya minta Pak Ferdiansyah untuk melaksanakan perubahan status ITI menjadi perguruan tinggi negeri. Ini ada dari Banten itu di wilayah Banten dan kedua kita kawal lagi yang lain," kata Airlangga di acara silaturahmi DPP bersama DPRD se-Indonesia, Jakarta Selatan, Sabtu (14/7).

Selain itu, Airlangga ingin pemerintah terus mengawal keinginan Habibie menjadikan proyek pesawat R80 sebagai program strategis nasional.

"Beliau merestrukturisasi PT DI, DPR pada waktu itu pemerintah terlibat sampai pada mimpi beliau terakhir, diharapkan untuk pesawat R80, kami kawal menjadi proyek strategis nasional," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan kedekatannya dengan BJ Habibie telah berlangsung lama, yakni sejak menjadi seorang mahasiswa hingga mendirikan ITI.

"Beliau cukup dekat karena saya mengenal beliau dari mahasiswa sampai terus ketua umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Kemudian mendirikan perguruan tinggi ITI di Yayasan sampai sekarang," ucapnya.




(sah/lav)