"Kemarin siang (21/9) dilaporkan hujan turun di Palangkaraya serta sebagian Kaltim dan Kalsel. Hujan buatan juga terus dilakukan di Riau, mengingat di provinsi ini mengalami dampak asap karhutla dari provinsi tetangga (Jambi dan Sumsel)," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/9) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data dari Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, upaya hujan buatan itu sudah membuat turun hujan di Riau dan Kalimantan pada Minggu (22/9).
Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Selain itu, hujan dengan intensitas sedang turun di wilayah Koramil 07/Bukit Batu, khususnya di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kab. Bengkalis, pada pukul 15.20 - 15.35 WIB.
Sebelumnya, di daerah Siak, Kepulauan Meranti, Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir, Rokan, Satgas Karhutla sendiri sudah menebar garam NaCl sebanyak 2.400 kg.
Satgas sudah menebar masing-masing 800 Kg bahan semai dengan menggunakan pesawat Cassa di Pontianak, Landak, serta Kuburaya, Kayong utara, Ketapang.
Sementara, upaya hujan buatan di Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan belum menuai hasil.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Berdasarkan data planologi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jumlah areal terbakar di Sumatera mencapai 84.832 hektare (44,78 persen), Kalimantan 98.316 ha (51,9 persen), dan Papua/Papua Barat seluas 6.296 ha (3,32 persen). Totalnya mencapai 189.444
[Gambas:Video CNN]
(arh)
Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar. (
Foto: CNN Indonesia/Fajrian