Pantauan CNNIndonesia.com, mereka menggulung dan menerobos kawat berduri. Kawat berduri itu sendiri sebelumnya dibentangkan oleh pihak kepolisian untuk membatasi pagar DPR dengan pendemo. Posisi mahasiswa pun berhadapan langsung dengan pagar gedung DPR/MPR RI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid pernah menyamakan DPR dengan Taman Kanak-kanak (TK) karena kelakuannya.
"Buka, buka, buka pintunya! Buka pintunya sekarang juga," demikian massa aksi menyanyikannya dengan kompak.
Mahasiswa pun mendesak pihak kepolisian memanggil pimpinan DPR untuk menemui massa yang hadir di depan gedung. Mereka mengancam akan memaksa masuk apabila dalam 30 menit pihak kepolisian tidak menyelesaikan tuntutan tersebut.
Para mahasiswa itu berasal dari UKI, Trisakti, Paramadina, UT, Sultan Ageng Tirtayasa, universitas trilogi, Indonesia Banking School, UNJ, UPI.
(mjo/arh)