Aksi #SurabayaMenggugat, Polisi Siagakan 2.000 Pasukan

CNN Indonesia | Kamis, 26/09/2019 10:29 WIB
Aksi #SurabayaMenggugat, Polisi Siagakan 2.000 Pasukan Polisi memasang pagar berduri mengantisipasi aksi #SurabayaMenggugat, Kamis (26/9). (CNN Indonesiaa/ Farid Miftah Rahman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jelang aksi #SurabayaMenggugat di DPRD Jawa Timur kepolisian menyiagakan 2.000 personel aparat keamanan. Aksi ini diklaim bakal diikuti ribuan orang dari elemen mahasiswa dan masyarakat sipil.

"Kami terjunkan 2.000 personel hari ini untuk aksi di DPRD Jatim," kata Wakil Kapolrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Leonardus Simarmata, saat meninjau lokasi, Kamis (26/9).

Pasukan yang dikerahkan berasal dari Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, serta jajaran Kepolisian Sektor di sekitar Surabaya.


"Banyak dari Polda (Jatim), Polrestabes, dan jajaran polres lainnya," kata dia.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan untuk aksi mahasiswa hari ini, pihaknya juga menerjunkan sejumlah personel Asmaul Husna dan polwan.

Pasukan tersebut bakal ditempatkan di depan massa, gunanya untuk mendinginkan tensi unjuk rasa dan menjaga situasi tetap kondusif.

"Kita siapkan juga pasukan Asmaul Husna, kita kedepankan polwan, kalau dalam jumlah besar mudah-mudahan dengan tampilnya polwan-polwan yang ada di depan ini akan mendinginkan," kata dia.

Para personel kepolisian kata Luki, sudah diawasi dengan ketat tentang kelengkapan dan kesehatannya. Begitu pula soal senjata yang mereka bawa. Anggota yang siaga, kata dia hanya dibekali dengan senjata gas air mata, tak ada peluru karet atau tajam

"Kami cek tanya satu per satu bagaimana cara penggunaannya, kapan saat menggunakan seluruhnya apa gas air mata dan kami cek tidak ada yang membawa senjata baik itu karet maupun tajam, dan saya juga (cek) kondisi kesehatannya. Banyak hal untuk meyakinkan mereka juga kondisi psikologis harus siap," kata dia.

Polwan turut disiagakan mengamankan #SurabayaMenggugat. (CNN Indonesiaa/ Farid Miftah Rahman)
Ia pun mengimbau agar anggotanya tertib mematuhi SOP saat melakukan pengamanan. Dan bagi mahasiswa, Luki berpesan agar unjuk rasa dilaksanakan dengan tertib dan aman. Pengamanan aksi juga akan menggandeng TNI.

Massa dari elemen mahasiswa dan masyarakat sipil yang tergabung dalam Aliansi Kekuatan Sipil, dipastikan bakal menggelar aksi #SurabayaMenggugat di DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya hari ini.

Korlap Aksi, Zamzam Syahara mengatakan dalam aksi ini, mahasiswa, pelajar, dan elemen masyarakat se-Jawa Timur bakal menyuarakan protes atas berbagai persoalan yang mengemuka beberapa pekan terakhir.

"#SurabayaMenggugat adalah gerakan mahasiswa, pelajar dan rakyat Indonesia turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasinya," kata Zamzam melalui keterangan tertulisnya kepada CNNIndonesia.com.

Beberapa persoalan yang mendapat sorotan di antaranya penegakan Hak Asasi Manusia, kerusakan lingkungan, serta rencana pengesahan produk legislasi yang mengandung banyak pasal bermasalah.

Zamzam mengatakan setidaknya ada enam poin yang menjadi tuntutan aksi #SurabayaMenggugat. Di antaranya adalah menolak UU KPK, dan sejumlah RUU kontroversial lain. 

Aksi #SurabayaMenggugat ini bakal diawali di Tugu Pahlawan pukul 10.00 WIB. Dari tempat itu massa akan long march menuju DPRD Jawa Timur pada pukul 13.00 WIB.

Pemerintah Kota Surabaya telah mengeluarkan surat edaran ke seluruh sekolah mulai dari TK hingga SMP dan MTs, agar meliburkan murid-muridnya. Kebijakan diambil untuk mengantisipasi aksi #SurabayaMenggugat.

[Gambas:Video CNN] (frd/wis)